Liga Inggris Hentikan Siaran di Rusia

BITNews.id – Liga Inggris secara resmi menghentikan penyiaran pertandingan di Rusia buntut konflik Rusia dan Ukraina. Selain itu, Liga Inggris juga akan mendonasikan sejumlah uang tunai untuk korban perang.

Dalam pernyataan resmi, Liga Inggris dan klub telah setuju memutus kerja sama dengan Rambler Media (Okko Sport), perusahaan yang menyiarkan pertandingan Liga Inggris di Rusia.

Keputusan tersebut disusul dengan sumbangan sebesar 1 juta poundsterling (setara Rp 18,8 miliar) untuk rakyat Ukraina. Sumbangan akan disalurkan melalui Disasters Emergency Committee (DEC).

Baca Juga :  Launching 'Rock Rise' Bakal Hadirkan Band Rock Legendaris Jambi

“Liga Inggris dan klubnya hari ini dengan suara bulat setuju untuk menangguhkan perjanjian kami dengan mitra siaran Rusia Rambler (Okko Sport) dengan segera dan untuk menyumbangkan £ 1 juta untuk mendukung rakyat Ukraina,” tulis pernyataan Liga Inggris, Selasa (8/3).

“Liga mengutuk keras invasi Rusia ke Ukraina. Kami menyerukan perdamaian dan pikiran kami dengan semua yang terkena dampak,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga :  Wushu Sumbang Emas Pertama untuk Kontingen Jambi

Liga Inggris dan Rambler Media sendiri masih memiliki sisa tiga bulan dalam kontrak. Kesepakatan kedua pihak diperkirakan bernilai 6 juta poundsterling (Rp 113,3 miliar) per tahun.

Rusia mulai menginvasi Ukraina sejak 24 Februari lalu. Setelahnya, beberapa penyelenggara turnamen olahraga dunia mengecam aksi tersebut dan menunjukkan solidaritas kepada Ukraina.

Liga Inggris sendiri juga menunjukkan dukungan untuk Ukraina. Pada pertandingan di pekan ke-28 dari Sabtu (5/3) hingga Selasa (8/3) selalu dimulai dengan tribute untuk Ukraina.

Baca Juga :  Prioritaskan Kepuasan Konsumen, AHM Buka Layanan Pengecekan untuk Rangka eSAF

Para pemain di lapangan dan penonton memberikan tepuk tangan selama satu menit. Selain itu, kalimat “Football Stands Together” dengan bendera Ukraina ditampilkan di layar stadion.

Tak sampai di situ, para kapten dari tiap tim juga mengenakan ban kapten dengan warna latar biru-kuning khas bendera nasional Ukraina.

Sumber: kumparan.com