Kapolda Metro Jaya Jenguk Kasat Intel yang Jadi Korban Pemukulan Mahasiswa

BITNews.id – Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Fadil Imran menjenguk Kepala Satuan (Kasat) Intel Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Ferikson Tampubolon di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2022) pagi.

AKBP Ferikson menjadi korban pemukulan saat melaksanakan pengamanan unjuk rasa di Jalan Veteran III Gambir Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2022). Saat itu, sejumlah mahasiswa Papua melaksanakan aksi di depan kantor Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pasukan Operasi Puri Agung, Kapolri: Presiden Minta Jaga Kehormatan Selama G20

Dalam kunjungannya, menurut Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto, Kapolda Metro Jaya memberikan motivasi dan semangat kepada Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) yang menjadi korban pemukulan saat mengamankan unjuk rasa.

Saat ini, Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat masih dalam perawatan intensif tetapi kondisinya membaik.

Baca Juga :  Polri Bongkar Jaringan Clandestine Lab Narkoba Senilai Rp 1,5 Triliun di Bali

Pada Jumat (11/3), Polda Metro Jaya menangkap sebanyak 90 pengunjuk rasa yang berakhir ricuh di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sebanyak 89 orang kemudian dipulangkan, kecuali satu orang yang diduga sebagai pelaku pemukulan terhadap AKBP Ferikson Tampubolon.Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, unjuk rasa tersebut tidak mengantongi izin dari Kepolisian.

Baca Juga :  Tingkatkan Swasembada Pangan, Polresta dan Pemkot Jambi Matangkan Strategi Pemanfaatan Lahan

“Mereka lakukan aksi tanpa pemberitahuan dan tanpa rekomendasi dari pihak Kepolisian,” kata Kombes Hengki.Unjuk rasa tersebut dilakukan dengan tuntutan penolakan terhadap usul Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengenai pemekaran wilayah di Papua.

Enam daerah otonom baru diusulkan di Papua dan Papua Barat, yakni Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Pegunungan Tengah, Papua Selatan dan Papua Tabi Saireri.(PMJ)