Soal DUMISAKE, Ketua DPRD Edi Purwanto: OPD Harusnya Ikuti Arahan Gubernur

BITNews.id – Program Dua Miliar Satu Kecamatan (DUMISAKE) Gubernur-Wakil Gubernur Jambi Al Haris-Abdullah Sani sepertinya belum berjalan maksimal di triwulan pertama tahun anggaran 2022 ini.

Program itu terintegrasi di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Dimana baru-baru ini, Gubernur Al Haris juga sudah memberikan penekanan kepada beberapa OPD agar segera direalisasikan.

Bahkan, Gubernur Al Haris sendiri pun menilai masih adanya OPD yang belum mengerti alias masih ngambang terkait program unggulannya tersebut. Ia pun tidak segan-segan memberikan peringatan dan mencopot Kepala OPD terkait jika tak bisa menjalankannya hingga Agustus mendatang.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Blitar Hadiri Kegiatan SPPG Polres Blitar Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan seharusnya DUMISAKE Gubernur-Wakil Gubernur Jambi Al Haris-Abdullah Sani mulai direalisasikan, sehingga target serapan APBD di tahun 2022 ini sesuai dengan apa yang menjadi harapan.

“Harusnya cepat,” kata Edi Purwanto setelah rapat Paripurna DPRD dalam agenda mendengarkan LKPJ Gubernur Jambi Tahun Anggaran 2021, di Gedung DPRD, Sabtu (26/3/2022).

Baca Juga :  DPRD Muaro Jambi Tampung Aspirasi Petani Sawit Soal Lahan PKH

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi itu juga menyatakan, tidak ada alasan program itu tidak berjalan. Sehingga OPD terkait harus sudah merealisasikan. “Pak Gubernur kan orangnya kerja cepat, harusnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti arahannya pak Gubernur,” tegasnya melansir pariwarajambi.com

Edi menegaskan tidak ada lagi alasan untuk memperlambat realisasi anggaran, sementara perintah dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) semua minta dipercepat dengan tetap mengikuti kerangka regulasi.

Baca Juga :  Siap Wujudkan Kemajuan, Kholidi : Inilah Wadah Pemuda yang Baik

“Nanti realisasinya lambat, kan ekonomi nya juga terkontraksi, kalau ini sudah jalan maka dengan sendiri ekonomi akan beranjak bangkit, naik, kemungkinan (angka-red) kemiskinan juga akan semakin turun,” sebutnya (*/)