Berantas Kejahatan Jalanan, Kapolres Lamteng Siapkan Unit Reaksi Cepat Anti Begal

LAMPUNG TENGAH, BITNews.id – Pastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik jelang Hari Raya Idul Fitri, Kapolres Lampung Tengah siapkan Unit Reaksi Cepat Anti Begal untuk berantas pelaku kejahatan jalanan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya SI.K usai menggelar ekspos dihalaman Satreskrim Polres setempat, Rabu (20/4/2022).

“Ya untuk menjamin keamanan pemudik kami pihak polres Lampung Tengah, Telah menyiapkan Unit Reaksi Cepat Anti Begal. Tim ini gabungan dari Tim Tekab 308 Polres dan Polsek,” kata Kapolres.

Baca Juga :  Ketua Persit KCK Koorcab Rem 042 Hadiri Pelantikan Pengurus Dekranasda Provinsi Jambi

Untuk mendukung Kegiatan tersebut, Kapolres juga menyiapkan sarana dan prasarana yang pendukung kerja tim tersebut.

“Ya artinya dari kendaraan, persenjataan, Alat komunikasi, Ini kita sebut Unit Reaksi Cepat yang berfokus pada kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas lainya, Khususnya Begal,” jelas AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.

Dalam kesiapan pengamanan jelang hari Raya Idul Fitri Polres Lampung Tengah, Telah melakukan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  Longsor di Km 21 Kerinci, Kapolres Imbau Kendaraan Bermuatan Berat untuk Bertahan

“Ya kita sudah meping bersama stek holder lainya, TNI, Dan Dinas terkait lainnya. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di Lampung Tengah,” tegas Kapolres.

Upaya ini dilakukan oleh seluruh jajaran polres Lampung Tengah, Untuk menjamin keamanan dan kondusifitas hari Raya Idul fitri nanti.

“Personil yang kita lihat 360 lebih, Belum lagi dari dinas-dinas terkait lainnya,” bebernya.

Baca Juga :  Kapolda: Rumah Kebangsaan Siginjai Wadah Kita Semua untuk Membangun Jambi

Di kesempatan itu juga, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menghimbau kepada pemudik khusus masyarakat Lampung Tengah, Untuk selalu waspada.

“Himbauan saya kepada pemudik untuk selalu waspada. Tidak berpenampilan mencolok, Aritnya dengan perabot seperti perhiasan berharga jangan di gunakan, Tidak sendiri. Karena belajar dari pengalaman yang sudah-sudah, Motivasi pelaku itu spontanitas dan pelaku ada kesempatan,” pungkasnya. (Iswan)