Bupati Romi Kunker ke Nipah Panjang

TANJABTIM,BITNews.id – Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kecamatan Nipah Panjang,Kamis (14/4).

Pada kunjungan kali ini Bupati beserta rombongan menyerahkan bantuan untuk Masjid Alhidayah dan menyerahkan zakat serta bantuan konsuntif untuk PHTT Kecamatan Nipah Panjang dari Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Bupati dan rombongan Kembali melanjutkan kunjungannya meninjau Pondok Pesantren Daarul Ikhlas di Kelurahan Nipah Panjang II.

Baca Juga :  Komitmen Sukseskan Program Swasembada Pangan Nasional, Kodim 0416/Bute Ikuti Penanaman Padi Serentak se-Provinsi Jambi

Disela-sela kunjungannya itu, Bupati juga menyempatkan bedialog dengan warga. Camat Nipah Panjang Helmi Agustinius yang mewakili masyarakatnya menyampaian langsung kepada Bupati terkait permasalahan atau kondisi kelangkaan BBM jenis solar yang saat ini tengah di hadapi oleh masyarakat setempat khususnya mereka yang berprofesi sebagai nelayan tradisional.

Helmi menuturkan, dengan ada permasalahan tersebut membuat para nelayan sulit untuk melaksanakan aktifitas sehari-hari di laut untuk menjaring ikan. Dan hal tersebut juga pastinya membuat pendapatan nelayan menjadi menurun.

Baca Juga :  Antisipasi Karhutla, Korem 042/Gapu Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2025

“Kami di sini sulit mau mendpatkan BBM jenis solar Pak Bupati. Dampaknya, banyak nelayan kami yang terkendala saat mau melaut. Mudah-mudahan ada solusinya biar nelayan di sini bisa mudah saat ingin membeli BBM jenis solar itu,” katanya.

Menanggapi keluhan masyarakat yang kesulitan memperoleh stok minyak solar sejak beberapa hari belakangan ini, Bupati Tanjung Jabung Timur ini pun meresponnya dengan cepat. Bupati langsung menghubungi Kadis Perikanan Tanjab Timur agar segera bisa menyediakan stok solar untuk para nelayan di Kecamatan Nipah Panjang.

Baca Juga :  Membahayakan Pengguna Jalan, Jembatan Desa Namori dapat Penanganan Serius dari Kapolsek Kutalimbaru

“Dalam kegiatan kunker ini tadi, saya banyak mendapat masukan dari masyarakat. Salah satunya terkait keluhan masyarakat kita yang berprofesi sebagai nelayan yang kesulitan saat hendak memperoleh BBM jenis solar. Itu akan kami bahas segera dengan pihak terkait agar permaslahan ini bisa cepat teratasi,” ungkapnya.(Ndra/adv)