JAMBI,BITNews.id – Ribuan warga Kabupaten Batanghari melakukan aksi damai di kelurahan Sridadi Kabupaten Batanghari, aksi damai ini merupakan bentuk membandelnya armada batu bara yang tidak tertib pada jam operasional yang telah di tetapkan oleh Pemerintah.
Tentu saja hal itu membuat berang ribuan warga hingga memblokade Jalan Lintas Sumatera Muara Bulian – Tembesi, dimana Warga mendirikan tenda tepat dj tengah badan Jalan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kemacetan panjang tidak dapat terelakan, betapa tidak aksi masa ribuan warga tersebut menuntut agar armada truk batu bara tidak melintas di kawasan Kelurahan Sridadi sebelum pukul 18.00 WIB.
Kapolres Batanghari, AKBP M Hasan yang langsung hadir di tengah-tengah kerumunan warga, dapat meredam aksi warga yang memblokir Jalan Lintas Sumatera, Kapolres Hasan menyebut untuk saat ini kemacetan panjang di Jalan Lintas Sumatera Muara Bulian – Tembesi sudah mulai terurai.
”Aksi ini terkait angkutan batu bara, dimana warga meminta agar truk batu bara tidak boleh melintas sebelum pukul 18.00 WIB, untuk saat ini kemacetan sudah mulai terurai,” ujar Kapolres Hasan, Senin (06/06/2022).
Diketahui para pemangku kebijakan turut hadir untuk meredam aksi warga, tidak luput juga para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batanghari turut hadir di tengah-tengah warga Kelurahan Sridadi.
Sementara itu terpisah salah seorang warga pengguna jalan bernama Vian mengatakan dirinya sempat terjebak kemacetan akibat aksi damai yang dilakukan oleh ribuan warga tersebut, namun dirinya berhasil lolos dari kemacetan.
” Masyarakat Kelurahan Sridadi demo batu bara, di jalan raya simpang malapari, tadi melintas alhamdulillah bisa melintas mau ke Bulian,” Katanya. (Hn)
