Disprindagkop Sidak ke Pangkalan Gas Elpiji, Stok Menipis, Ada Dugaan Penyalahgunaan Gas Subsidi

MUKOMUKO, BITNews.id – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Mukomuko melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pangkalan dan agen gas elpiji 3 kilogram di Kecamatan Kota Mukomuko.

Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan dan mengatasi potensi kelangkaan gas tersebut.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Mukomuko, Nurdiana SE, M.AP, mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan aparat kepolisian dari Polres Mukomuko dalam pelaksanaan sidak tersebut.

Baca Juga :  Pinto bersama Pansus I ke Kemenkominfo Dorong Penambahan Pembangunan Tower di Jambi

Dalam kegiatan ini, sekitar 13 pangkalan dan agen gas elpiji 3 kilogram subsidi pemerintah di Kecamatan Kota Mukomuko dikunjungi.

“Hasil dari sidak menunjukkan bahwa hampir seluruh stok gas elpiji 3 kilogram subsidi pemerintah di pangkalan dan agen habis terjual,” jelas Nurdiana saat dikonfirmasi, Kamis (27/7).

Namun, pihak Dinas juga menghadapi kesulitan mendapatkan informasi mengenai tujuan penjualan gas subsidi tersebut. Sebagian besar pangkalan dan agen tampak bingung dalam memberikan penjelasan. Situasi ini menunjukkan adanya indikasi potensial penyalahgunaan gas elpiji subsidi.

Baca Juga :  Gus Fawait Pastikan Puskesmas dan Rumah Sakit Jember Siaga Selama Libur Lebaran

“Hasil sidak menunjukkan hampir seluruh pangkalan dan agen gas elpiji subsidi pemerintah sudah habis stoknya. Namun, kami masih belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai tujuan penjualan gas tersebut. Hal ini mengindikasikan potensi penyalahgunaan gas elpiji subsidi,” tututnya. (Strm/Adv)