Menkeu Ajak Pemimpin dan Masyarakat Global Dukung Transisi Menuju Energi Bersih

JAKARTA,BITNews.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kembali menyuarakan tentang perlunya dunia untuk mendukung proses transisi menuju energi bersih pada agenda Berlin Global Dialogue (BGD). BGD merupakan forum diskusi global para pemimpin negara, pebisnis dan akademisi dunia.

BGD tahun 2023 kali ini merupakan kegiatan pertama yang baru diselenggarakan dan menghadirkan Presiden, Menteri, Akademisi dan CEO perusahaan internasional, yang secara khusus membahas tentang isu energi dan perubahan iklim serta peluang pembiayaannya.

Baca Juga :  140 Pekerja Proyek Strategis Nasional WN Asal China Tiba di Bandara Soetta

Sebagai negara yang memiliki komitmen tinggi untuk menurunkan emisi, Indonesia memerlukan dukungan pendanaan dari berbagai sumber terutama untuk mendukung transisi menuju energi bersih. Pendanaan yang diperlukan mencapai Rp3.500 triliun atau sekitar USD246 miliar untuk mencapai target penurunan emisi di sektor energi.

Menkeu menegaskan bahwa saat ini pemerintah Indonesia dengan kapasitas fiskal yang sehat telah menyediakan berbagai perangkat, termasuk regulasi dan dukungan fiskal, agar proses transisi energi hijau tersebut dapat direalisasikan di Indonesia.

Baca Juga :  Hati-hati! Nge-prank Kini Ada Pidananya, Pelaku Didenda Rp10 Juta

Pemerintah Indonesia secara proaktif telah melaksanakan berbagai langkah kebijakan guna mendorong partisipasi swasta dalam agenda perubahan iklim global, termasuk memperkenalkan berdirinya pasar karbon pada tanggal 26 September 2023 yang lalu.

“Proses transisi energi tersebut hendaknya memenuhi aspek adil dan terjangkau bagi semua pihak, termasuk bagi perekonomian nasional yang harus tetap terus bertumbuh untuk mencapai posisi sebagai negara maju. Untuk itu, komitmen dukungan pendanaan dari internasional dan swasta perlu segera direalisasikan,” ujar Sri Mulyani dikutip pada laman resmi kemenkeu, Sabtu (30/09/2023).

Baca Juga :  Alokasi Anggaran Rp 811,7 Triliun Untuk TKD Pada RAPBN 2023

Menkeu juga menjelaskan bahwa dalam kancah global, khususnya forum G20 tahun lalu, Indonesia telah memperkenalkan Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform sebagai bentuk blended finance menuju transisi energi bersih di Indonesia. (Sumber: kemenkeu)