Zainal: Transformasi Pendidikan Karakter Sejak Dini, Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

BENGKULU,BITNews.id – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Zainal, mengatakan bahwa Bengkulu perlu melakukan transformasi menuju Indonesia Emas 2045 dengan memperkuat pendidikan karakter sejak dini.
Menurut politisi PKB yang mewakili Dapil Kepahiang ini, pendidikan karakter menjadi sangat penting untuk mengembangkan generasi berkarakter yang kuat.

Zainal menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam membangun generasi berkarakter, yaitu krisis moral, krisis keteladanan, dan krisis perilaku baik. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus diintegrasikan dalam semua dimensi, yaitu Intellectual Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ), Spiritual Quotient (SQ), dan Physical Quotient (PQ).

Baca Juga :  Direktur RSUD Raden Mattaher Hadiri Pelaksanaan Vaksinasi di Balai Lembaga Adat Provinsi Jambi

“IQ adalah kemampuan memahami, menganalisis, dan memecahkan masalah secara logis dan rasional. Pengukurannya mencakup pengetahuan umum, kemampuan matematika, kemampuan spasial, dan kemampuan verbal,” kata Zainal. Rabu (15/11/2023).’

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Zainal di ruang kerjannya Rabu (15/11/2023). (Dok. Pitra)

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa EQ merupakan kemampuan mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi sendiri dan orang lain. EQ membantu seseorang untuk menjalin hubungan yang baik dengan orang lain dan mengatasi stres. Zainal juga menyoroti kepentingan SQ dan PQ, yaitu aspek kejiwaan dan fisik yang menjadi penunjang tingkat keberhasilan seseorang dalam mencapai tujuan hidupnya.

Baca Juga :  Pelaku Pencurian Motor Milik Lansia Dibekuk Tim Sultan Satreskrim Polres Tebo

“Kita perlu menyadari bahwa pendidikan karakter sejak dini akan membentuk dasar yang kokoh untuk membangun generasi berkarakter yang kuat dan berintegritas. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama untuk mewujudkan transformasi peradaban masyarakat Bengkulu menuju Indonesia Emas 2045 melalui pendidikan yang berkualitas dan berakhlak mulia,” tutup Zainal. (Ptr/Adv)