TANJABTIM,BITNews.id – Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi memfasilitasi optimalisasi peran media dalam pengawasan Pemilu 2024 melalui sebuah kegiatan Media Gathering yang dilaksanakan pada 12 Desember 2023, di kantor Bawaslu Tanjabtim.
Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri, M. Haramaen dan jurnalis Erpan, yang sekaligus bertugas menggunakan media secara efektif untuk mengontrol tahapan-tahapan Pemilu lima tahunan ini. Saat ini, tahapan kampanye untuk Pemilu pada 14 Februari 2024 telah masuk ke tahap kampanye.
Kegiatan ini bertujuan agar peran media dapat meningkatkan kontrol sosial dan pengawasan. Hal ini sejalan dengan tujuan dan fungsi Bawaslu untuk memastikan bahwa Pemilu dapat berjalan dengan baik serta tegaknya keadilan bagi seluruh rakyat. Acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan mars Bawaslu selama sambutan dari ketua panitia pelaksana.
Panitia pelaksana berupaya meningkatkan sinergisitas antara media dan Bawaslu agar berintegritas dalam menjalankan pesta demokrasi lima tahunan ini.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Tanjabtim yang diwakili oleh komisioner Bawaslu Nurdin memohon izin atas ketidakhadiran Ketua Bawaslu yang sedang bertugas di Jakarta. Nurdin (HP2H) juga menyampaikan bahwa ini merupakan pertemuan pertama seperti ini dan menjelaskan bahwa jurnalis merupakan pilar penting dan telah berperan dalam Pemilu pertama pada tahun 1955 serta masih menjadi pilar demokrasi hingga saat ini.
Oleh karena itu, Bawaslu mengajak jurnalis untuk berpartisipasi dalam pelaporan Pemilu 2024 dengan harapan bahwa jurnalis akan menyampaikan pelanggaran apa pun kepada Bawaslu.
Kejari yang diwakili oleh Fikri juga menyatakan harapannya agar para jurnalis dapat memberikan fakta-fakta atau referensi dalam pengawasan dan memberikan informasi tentang apa yang terjadi secara faktual. Dalam menjalankan pesta demokrasi, peran media sangat penting untuk dapat bersinergi dalam mengawasi agar Pemilu dapat berlangsung dengan baik.
Kapolres Tanjabtim melalui Riki Siahaan menjelaskan bahwa teman media harus mengawasi bersama agar Pemilu dapat dilaporkan kepada Bawaslu. Ia juga menjelaskan bahwa tugas semua pihak, termasuk media, adalah untuk memastikan Pemilu berjalan dengan lancar agar tidak ada masalah yang terjadi.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan MoU Nota kesepakatan pemilu damai tahun 2024. Seluruh komisioner Bawaslu, para awak media, Kapolres, Dandim dan Kejari telah meresmikan kegiatan ini dengan sukses. (Red)
