Anggota DPRD Bengkulu Dorong Pengembangan Seni Kuda Kepang Sebagai Identitas Lokal

BENGKULU,BITNews.id – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, H. Sujono, S.P., M.Si, menyoroti pentingnya pelestarian seni tradisional Kuda Kepang di wilayah Bengkulu. Dalam upayanya untuk mencegah terkikisnya warisan budaya bangsa, Sujono mengapresiasi kelompok pemuda yang aktif dalam melestarikan seni daerah mereka, terutama Kuda Kepang atau kuda lumping.

“Saya sangat mengapresiasi upaya kelompok pemuda dalam melestarikan seni Kuda Kepang. Ini perlu dilakukan agar seni ini tidak mengalami kepunahan,” ungkap Sujono pada Minggu, 4 Februari 2024.

Baca Juga :  Komisi III Pastikan RUU KUHP Akan Dibawa ke Paripurna pada Juli 2022 Mendatang

Untuk mendukung pelestarian seni ini, Sujono merencanakan bantuan untuk kelompok seni Kuda Lumping di Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah pada tahun 2024. “Pada tahun 2024, ada bantuan untuk kelompok seni, khususnya kuda lumping. Insha Allah, akan ada empat kelompok, dua di Bengkulu Utara dan dua di Bengkulu Tengah, dengan total anggaran sekitar Rp. 200 juta,” kata Sujono.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Terima Kunjungan Tim Srena Mabes Polri

Selain itu, Sujono mendorong kerjasama antara berbagai kelompok seni untuk memastikan keberlanjutan warisan budaya. “Kami juga mendorong kelompok seni lainnya untuk mengajukan proposal, sehingga warisan budaya kita tidak mengalami kepunahan. Karena saya melihat sangat sedikit yang melestarikan seni daerah kita,” tambahnya.

Sujono juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar kelompok etnis untuk menjaga dan mengembangkan praktik budaya autentik. “Jika kita terus mendorong kolaborasi seperti ini, karena inikan memang kebudayaan asli kita,” tegasnya. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan seni tradisional Kuda Kepang dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Bengkulu. (adv)

Baca Juga :  Pinto Dampingi Satgas Covid 19 dan Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Tinjau Gedung Vaksin Dinkes Kerinci