Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Ingatkan Pemprov Adanya Penanganan Khusus Terhadap Titik Rawan Longsor

BENGKULU,BITNews.id – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Mohd. Gustiadi, S.Sos, mengingatkan perlunya penanganan khusus terhadap titik-titik rawan longsor dan angin kencang di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Curup hingga Lebong Selatan. Kejadian longsor baru-baru ini, yang menutupi sebagian ruas jalan, menjadi perhatian serius.

Baca Juga :  Mendagri Himbau Pemerintah Daerah Tingkatkan Percepatan Realisasi Anggaran APBD 2021

“Kejadian longsor hampir setiap tahun terjadi, terutama saat hujan intens. Dua titik rawan telah teridentifikasi, dan ada sekitar empat titik lagi yang memerlukan penanganan khusus,” ungkap Mohd. Gustiadi, yang akrab disapa Edi Tiger.

Edi Tiger menyoroti kurangnya drainase di beberapa bagian ruas jalan yang membuatnya semakin rentan terhadap longsor. Dia menegaskan perlunya tindakan cepat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu untuk melakukan peninjauan langsung.

Baca Juga :  Sekda Sapril Sampaikan Dua Ranperda Inisiatif DPRD Tanjab Timur
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Fraksi Gerindra daerah Pemilihan Kabupaten Lebong dan Rejang Lebong, Mohd. Gustiadi atau Edi Tiger (Dok. Pitra)

“Sampai saat ini, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lebong minim. Masyarakat merasa dianaktirikan, dan perlu ada perhatian lebih dari Pemprov Bengkulu. Dana Inpres dan Dana Bagi Hasil kelapa sawit juga belum dialokasikan untuk penanganan ruas jalan provinsi di Kabupaten Lebong ini,” tambah Edi Tiger.

Dia mendesak PUPR Provinsi Bengkulu untuk turun tangan dan mengatasi masalah ini demi keamanan dan kenyamanan masyarakat setempat.(adv)

Baca Juga :  Bupati Asahan Hadiri Rakor Evaluasi Penyerapan Anggaran APBD Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumut Tahun 2022