Lumbung Padi di Tanjab Timur Terancam Gagal Panen, Ivan Minta Pemerintah Koordinasi Dengan Pusat

JAMBI,BITNews.id – Kawasan lumbung padi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terancam gagal panen dampak banjir.

Untuk itu, Anggota DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata minta pemerintah koordinasi dengan pusat terkait solusi ataupun bantuan.

Diketahui, beberapa hektare lahan yang berada di kawasan lumbung padi di Kabupaten Tanjung Jabung timur saat ini terancam gagal panen.

Curah hujan tinggi serta meningkatnya debit air sungai juga berpengaruh terhadap tanaman padi petani.

Baca Juga :  Satgas Yonif 125/SMB Bangun Pos Kamling Ke 4 di Distrik Ilwayab

Tidak sedikit dari tanaman padi tersebut, yang saat ini sudah menguning terancam mengalami gagal panen akibat terendam.

Kondisi tersebut, dikhawatirkan akan menambah semakin tinggi harga beras di pasaran dalam kurun waktu kedepan.

Anggota DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata bilang, persoalan beras saat ini memang cukup mengkhawatirkan dengan semakin tingginya harga beras juga disusul beberapa bahan pokok lainnya juga ikut naik.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Hadiri Musrenbang Polri Tahun 2023

“Mereka petani ini juga butuh beras sama seperti kita. Ketika mereka terancam gagal panen mereka tentu juga membutuhkan solusi dan bantuan. Pemerintah juga harus memiliki solusi terkait kondisi mereka mungkin dengan koordinasi dengan Pemerintah pusat untuk pemberian BLT dan sebagainya, “ katanya.

Selain itu, dengan kondisi petani terancam gagal panen tentu akan berdampak pada suplai dan dimana akan berubah.

Baca Juga :  Korem 042/Gapu Gelar Bimtek Sisfo TNI AD Semester 1 Tahun 2022

Secara teorinya, ketika suplai berkurang sementara diman (permintaannya tinggi) tentu gejolak harga akan terjadi.

Harga pasti akan menjadi mahal, ditambah beras merupakan penunjang kebutuhan utama masyarakat.

“Intinya kembali lagi bagaimana komunikasi Gubernur dengan Pemerintah pusat, “ pungkasnya.(Adv)