Manfaatkan Teknologi Digital untuk Belajar, Agar Kerjakan Tugas Jadi Lebih Mudah

BUNGO, BITNews.id – Teknologi digital tumbuh semakin signifikan di abad 21 dan memotivasi siswa untuk belajar dan berinovasi. Pemanfaatan teknologi digital secara efektif mempercepat pencarian informasi, meningkatkan kecakapan hidup sebagai modal kerja, bahkan mempermudah penyelesaian tugas dari sekolah.

Untuk meningkatkan kecakapan digital yang dapat membantu siswa dalam menyelesaikan tugas sekolah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jambi, akan kembali menggelar webinar literasi digital untuk segmen pendidikan di Kabupaten Bungo, Senin (30/9) pagi, pukul 09.00 WIB.

Mengusung tema ”Bikin Tugas Lebih Mudah Bila Cakap Digital”, diskusi online yang akan diikuti siswa pelajar dan tenaga kependidikan dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing itu, rencananya akan menghadirkan tiga narasumber.

Mereka adalah Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo Viki Azhar, Chief Executive Regional Asia Council Small Business Jawa Timur Meithiana Indrasari, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Eko Pamuji, dan Yoga selaku moderator.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Jambi Hadiri Acara Safari Jum'at dan Peresmian Masjid Al-Muta'allimin

”Webinar ini juga dapat diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/RegPendidikanSumatera3009. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan voucher e-wallet senilai Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik selama webinar,” tulis Kemkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Minggu (29/9).

Terkait tema diskusi, Kemkominfo menjelaskan, pemanfaatan teknologi digital (internet) untuk mendukung seluruh aktivitas kehidupan manusia kini sudah menjadi keniscayaan. Pemanfaatan blog, e-mail, platform media sosial dan pendidikan, diyakini mampu mempermudah proses belajar dan mengajar.

”Teknologi digital dapat digunakan untuk mengubah perilaku manusia, termasuk perilaku siswa dan tenaga pendidik, dan untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, merekam, memproses, dan mendistribusikan ulang bahan ajar yang diperlukan,” jelas Kemkominfo dalam rilis.

Ketika bahan ajar dipadukan dengan teknologi digital, lanjut Kemkominfo, proses pembelajaran dapat dibuat lebih menarik dan memotivasi.

Baca Juga :  Al Haris Harap Para Atlet Harumkan Nama Jambi

”Hal ini karena kombinasi bahan ajar dapat lebih artistik dan menarik dikarenakan menggabungkan gambar, audio, dan animasi yang dapat mempengaruhi perubahan perilaku belajar dan membantu anak belajar lebih efektif,” imbuhnya.

Untuk diketahui, webinar seperti digelar di Kabupaten Bungo, Jambi, ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dihelat Kemkominfo. GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.

Sampai dengan akhir 2023, tercatat sebanyak 24,6 juta orang telah mengikuti program peningkatan literasi digital yang dimulai sejak 2017. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024,” tambah Kemkominfo.

Tahun ini, program #literasidigitalkominfo mulai bergulir pada Februari 2024. Program makin cakap digital bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, kreatif, produktif, dan aman.

Baca Juga :  Masyarakat Dua Desa Bahu Membahu Perbaiki Jalan Rusak

Kecakapan digital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia.

Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya. Tercatat, pada 2018, penetrasi internet Indonesia berada di angka 64,8 persen. ”Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023,” urai Kemkominfo.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan yang terkait dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo. (*)