Oleh : Muhammad Asrori Nst
Di era digital saat ini, teknologi telah merubah secara signifikan cara guru atau orang tua mengajar dan cara siswa belajar maupun cara orang tua mendidik anak. Meskipun memberikan banyak peluang baru untuk meningkatkan proses Pendidikan, teknologi juga bisa di katakan menghadirkan tantangan yang kompleks dalam manajemen kelas maupun kehidupan di luar kelas.
Dan akses siswa atau anak bisa juga di bilang sangat luas terhadap informasi melalui internet yang dapat mendukung pembelajaran, namun juga berpotensi mengalihkan perhatian mereka dari materi pembelajaran, Adapun pengguanaan perangkat adakalanya seperti komputer dan aplikasi pembelajaran memerlukan kemampuan guru atau orang tua untuk mengintegrasikan teklogoni ini secara efektif melalui proses belajar mengajar.
Selain itu, interagsi antara guru dan siswa dan antara orang tua dan anak yang semakin sering dilakukan secara online menuntut adaptasi dalam cara berkomunikasi supaya bisa membangun hubungan yang efektif. Perangkat digital bisa juga menjadi sumber distraksi, sehingga penting guru atau orang tau untuk menemukan cara untuk menjaga fokus siswa atau anak selama pembelajaran atau didikan.
Dan penting juga bagi guru dan orang tua supaya mengajarkan dan menegakkan etika digital, termasuk perilaku online yang Dimana di era digital sekarang banyak siswa atau anak yang menggunkan digital online tidak melalui ajaran atau etika. Kesenjangan dalam akses teknologi bisa juga menjadi tantangan, karena tidak semua siswa memiliki akses yang sama terhadap perangkat dan internet.
Literasi digital yang memadai baik seorang guru maupun orng tua dan siswa maupun seorang anak menjadi krusial untuk memamfaatkan teknologi secara efaktif. Olah karena itu, diperlukan strategi komprehensif termasuk pelatihan guru maupun ornag tua, pengembangan kurikulum yang adaptif, dan kebijakan yang mendukung penggunaan teknologi dalam Pendidikan untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan kualitas Pendidikan.
Untuk mengatasi tantangan di era digital ini, beberapa Langkah atau strategi dapat diambil. Pertama, pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru atau orang tua sangatlah penting.
Guru dan orang tau perlu dilengkapi dengan keterampilan dan pengtahuan terbaru mengenai Pendidikan, sehingga mereka dapat mengintegrasikan perangkat digital secara efektif dalam belajar mengajar maupun dalam suatu didikan orang tua.
Pelatihan ini juga harus mencakup cara mengelola siswa dan anak virtual dan strategis untuk menjaga keterlibatan serta ber etika dalam lingkungan digital dan disiplin dalam lingkungan Pendidikan siswa. Pengtingnya literasi digital dan bagaimana meraka dapat mendukung anak-anak meraka di rumah. Komunitas juga bisa berperan dalam mrnyediakan sumber daya dan dukungan tambahan bagi sekolah dan siswa.
Oleh karena itu dengan mengambil langkah-langkah strategis ini, tantangan manajemen kelas maupun di dalam kehidupan luar atau di dalam kehidupan rumah bisa di atasi di era digital ini, sehingga teknologi dapat di manfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas di kelas begitu juga kualitas anak-anak di rumah maupun di luaran.
Pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif akan memastikan bahwa semua siswa baik juga anak-anak akan mendapatkan manfaat teknologi, serta siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan. Disisi lian dengan adanya era digitalisasi ini membuat para pembisnis memiliki caranya tersendiri untuk dapat terus bersaing dan unggul pada bidang yang mereka tempati.
Pemamfaatan strategi media social juga menjadi hal yang banyak diminati menyetujui peninjauan informasi yang di lakukan oleh asosiasi penyelenggara jasa internet Indonesia.
Menyadari perkembangan teknologi sudah mendorong Masyarakat dalam kegiatan sehari-harinya. Literasi digital dibutuhkan untuk berperan aktif agar Masyarakat berada di zona amannya ditengah-tengah perubahan zaman yang semakin maju.
Literasi digital diartikan kemampuan seseorang dalam mengaplikasikan keterampilan fungsional pada perangkat digital sehingga seseorang tersebut bisa menemukan dan memilih data, berfikir secara kritis, menjadi imajinatif, berkalaborasi dengan orang lain, berkomunikasi secara efektif, dan tetap waspada terhadap keamanan elektronik dan perkembangannya.
Maka dari itu perkembangan di era digital ini adalah manawarkan peluang dan tantangan yang luar biasa.
Penulis adalah Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Syaifuddin Jambi
