Cek Fakta Terkait Isu Pencemaran Lingkungan, Polda Jambi Tinjau Lokasi Tambang Batubara di Batanghari

JAMBI, BITNews.id  – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi turun langsung ke lokasi pertambangan batubara di Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, menyusul pemberitaan terkait dugaan pencemaran lingkungan.

Kanit III Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi, AKP Prastya Yana, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil sebagai respons terhadap informasi yang beredar di media.

Baca Juga :  Apel Perdana Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Monadi Tegaskan ASN Kembali Fokus Jalankan Tugas dan Tanggung Jawab

“Ada laporan mengenai kolam-kolam besar yang disebut Koto Boyo. Kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan fakta di lapangan,” ujarnya.

Dalam investigasi ini, Ditreskrimsus Polda Jambi didampingi perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Inspektur Pertambangan, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi. Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Bumi Bara Makmur Mandiri (BBMM), Ir. Eko Hadi Irawan, S.T., turut memberikan penjelasan teknis terkait kegiatan operasional perusahaan.

Baca Juga :  Pemilih Perempuan di TPS 05 Kelurahan Tanjung Sari Kesurupan di Bilik Suara

“Kami ingin mengetahui kondisi sebenarnya. Oleh karena itu, selain meninjau langsung, kami juga meminta keterangan teknis dari KTT tambang,” jelas AKP Prastya Yana.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan kejanggalan sebagaimana yang diberitakan di media sosial.

“Berdasarkan investigasi, aktivitas pertambangan yang dilakukan PT BBMM masih sesuai dengan regulasi. Reklamasi dan penimbunan lubang bekas tambang juga berjalan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca Juga :  PetroChina Jabung Ltd Terus Berikan Kontribusi pada Infrastruktur dan Pengembangan Masyarakat

Setelah meninjau PT BBMM, tim Ditreskrimsus Polda Jambi melanjutkan pemeriksaan ke lokasi tambang PT Kurnia Alam Investama (KAI) untuk mengambil sampel guna analisis lebih lanjut.

Sekitar pukul 16.30 WIB, rombongan bertolak dari lokasi tambang menuju Kota Muara Bulian dan Jambi. (Red)