Gedung 8 Lantai Graha Pandawa Diresmikan, RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Siap Berikan Pelayanan Terbaik

BLITAR, BITNews.id – RSUD Ngudi Waluyo Wlingi menorehkan sejarah baru dalam pelayanan kesehatannya dengan meresmikan Gedung Rawat Inap 8 Lantai Graha Pandawa, Senin (21/4/2025).

Bersamaan dengan itu, Masjid Baitusy Syifa’ juga diresmikan dalam acara yang ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, M.M.

Acara peresmian tersebut dihadiri Wakil Bupati Blitar H. Beky Herdihansah, Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, DPRD Kabupaten Blitar, Kepala OPD, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dr. Endah Woro Utami, MMRS, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan.

Baca Juga :  Lepas Kontingen POPDA Jambi 2022, Ini Pesan Bupati Romi

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto mengungkapkan rasa syukur atas bertambahnya dua fasilitas penting tersebut.

“Hari ini menjadi momen istimewa bagi dunia kesehatan di Kabupaten Blitar. Graha Pandawa, gedung rawat inap delapan lantai ini, dirancang untuk menghadirkan layanan yang lebih representatif, modern, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Rijanto.

Gedung Graha Pandawa dilengkapi fasilitas penunjang pemulihan pasien serta meningkatkan kenyamanan dan efisiensi kerja tenaga medis.

Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, seiring dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Baca Juga :  Ditinggal Orangtua Dirumah, Dua Bocah Nyaris Terbakar

Selain pembangunan fisik, aspek spiritual juga diperhatikan. Diresmikannya Masjid Baitusy Syifa’ menjadi penanda bahwa RSUD Ngudi Waluyo turut berkomitmen menyediakan ruang ibadah bagi pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan.

“Keberadaan masjid ini akan menjadi tempat untuk menenangkan hati, berdoa, dan memperkuat keimanan,” tambah Rijanto.

Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr. Endah Woro Utami, MMRS, melaporkan bahwa pembangunan Graha Pandawa menelan biaya Rp75 miliar dari dana BLUD, sedangkan pembangunan Masjid Baitusy Syifa’ sebesar Rp592,7 juta yang bersumber dari swadaya karyawan dan karyawati rumah sakit.

Baca Juga :  Kepemimpinan Fadhil Arief Dorong Kemajuan Infrastruktur dan Ekonomi Batanghari

“Pembangunan Graha Pandawa dan Masjid Baitusy Syifa’ merupakan wujud nyata komitmen kami dalam memberikan layanan kesehatan yang holistik tidak hanya dari aspek medis, tetapi juga memperhatikan kenyamanan dan kebutuhan spiritual. Kami ingin rumah sakit ini menjadi tempat yang ramah, manusiawi, dan berorientasi pada pemulihan menyeluruh,” pungkas dr. Endah. (Ddt)