Kapolda Jambi Pimpin Sidang Rikkes II Penerimaan Terpadu Polri T.A. 2025

JAMBI,BITNews.id – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memimpin pelaksanaan Sidang Menuju Pemeriksaan Kesehatan Tahap II dalam rangka Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2025, yang mencakup seleksi untuk Akpol, Bintara, dan Tamtama.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (28/5), bertempat di Aula Lantai 4 Gedung A Polda Jambi.
Sidang dihadiri oleh Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol. Handoko, para Ketua Tim Seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta perwakilan peserta seleksi.

Baca Juga :  Kasrem 042/Gapu Ikuti Grand Launching Aplikasi ETWPAD Bersama Kasad Melalui Vicon

Dalam sambutannya, Kapolda Jambi menegaskan komitmennya terhadap proses seleksi yang bersih dan transparan.

“Ini suatu proses, kita akan dikoreksi oleh semua. Saya selaku Kapolda Jambi sangat senang kalau dikoreksi. Jika ada panitia yang curang, silakan lapor ke saya,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan para peserta untuk tetap rendah hati dan siap menghadapi tantangan, baik yang lulus maupun yang belum berhasil.

Baca Juga :  Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi Al Haris dan Abdullah Sani Disambut dengan Seloko Adat

“Menjadi anggota Polri bukan satu-satunya profesi. Bagi siapa yang kalah, ini bisa menjadi lompatan menuju hal yang lebih hebat. Bagi yang lulus, jangan sombong dulu karena masih ada ujian berikutnya,” ujarnya.

Pada sidang tersebut, diumumkan sebanyak 138 peserta dinyatakan lulus dan berhak mengikuti Pemeriksaan Kesehatan Tahap II, dengan rincian, 9 orang untuk Akpol, 22 orang untuk Tamtama, dan 107 orang untuk Bintara.

Baca Juga :  Berlangsung Meriah, Rock Rise Vol 3 Berikan Semangat Baru bagi Pecinta Musik Rock di Jambi

Setelah pembukaan dan sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara, pernyataan penutupan sidang, dan doa penutup.

Polda Jambi terus berkomitmen mencetak kader Polri yang profesional, unggul, dan berintegritas demi mewujudkan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. (Red)