Sambut Kemerdekaan, Klien Bapas Jambi Gelar Aksi Bersih-Bersih dan Berbagi Sembako

JAMBI, BITNews.id – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi menggelar aksi sosial di Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, Jumat (15/8/2025).

Kegiatan melibatkan pejabat struktural dan 10 klien pemasyarakatan dalam aksi bersih-bersih serta pembagian paket sembako kepada warga sekitar.

Kepala Bapas Kelas I Jambi, Dwi Santosa, memimpin langsung kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi ini menjadi wujud kepedulian sekaligus proses reintegrasi sosial bagi klien pemasyarakatan.

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu Letakkan Batu Pertama Pembangunan Musholla Ar-Rachmad di Koramil 420-09/Bangko

“Ini adalah bukti nyata bahwa klien pemasyarakatan merupakan bagian dari masyarakat yang produktif dan peduli. Selain memeriahkan HUT RI, kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan berhasil mengembalikan mereka sebagai individu yang siap berkontribusi positif,” ujar Dwi.

Kegiatan juga dihadiri perwakilan dari Pemerintah Kota Jambi, yang menandai adanya sinergi antarinstansi dalam membangun kepedulian sosial di masyarakat.

Baca Juga :  PSHT Akan Sowan Massal ke Kemenkumham, Desak Eksekusi Putusan Kasasi

Selain membersihkan fasilitas umum, Bapas Jambi menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu di sekitar kantor Bapas.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menumbuhkan semangat berbagi menjelang peringatan kemerdekaan.

Salah seorang klien pemasyarakatan, berinisial F, mengaku bangga bisa berpartisipasi.

“Saya senang bisa ikut kegiatan ini. Ini cara kami menebus kesalahan di masa lalu dengan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi Kota Jambi. Semoga masyarakat melihat kami sebagai pribadi yang baru dan mau berubah,” ujarnya.

Baca Juga :  Bantuan 164.650 Kg Pupuk untuk 16 Kelompok Tani, Wabup Sergai: "Terima Kasih PT PP Lonsum"

Aksi sosial ini diharapkan tidak hanya membuat Tugu Keris Siginjai lebih bersih dan nyaman, tetapi juga mengubah stigma negatif terhadap klien pemasyarakatan.

Melalui gotong royong dan kepedulian, semangat kemerdekaan di Jambi diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (Red)