55 Anggota FJM Jambi Ikuti Media Gathering SKK Migas Sumbagsel 2025 di Lampung

LAMPUNG, BITNews.id Sebanyak 55 jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas (FJM) Provinsi Jambi mengikuti kegiatan Media Gathering FJM Jambi 2025 yang diselenggarakan oleh SKK Migas Sumbagsel bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Jambi di Bandar Lampung, pada 10–13 November 2025.

Kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi sejak FJM Jambi berdiri pada 2014 ini bertujuan memperkuat sinergi, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kapasitas wartawan dalam mendukung kegiatan hulu migas di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Syafe’i, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan media yang selama ini menjadi mitra penting dalam mendukung industri migas nasional.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Pencuri Sarang Burung Walet di Geragai Diamuk Massa

“Peran media sangat besar. Tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membantu membangun citra positif dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya sektor hulu migas,” ujar Syafe’i.

Ia menambahkan, keberhasilan industri hulu migas tidak hanya bergantung pada eksplorasi dan produksi, tetapi juga pada kekuatan komunikasi publik yang efektif.

“SKK Migas berkomitmen mendukung visi nasional menuju Indonesia Emas 2045, dengan target produksi satu juta barel minyak per hari dan 12 BSCFD gas pada tahun 2030. Target ini bukan sekadar angka, tetapi tekad bersama untuk menjamin keberlanjutan energi bagi generasi mendatang,” tegas Syafe’i.

Baca Juga :  Sinergitas TNI-Polri, Korem 042/Gapu dan Polsek Telanaipura Gelar Baksos Berbagi Takjil untuk Warga

Ketua FJM Provinsi Jambi, Mursyid Sonsang, menuturkan bahwa forum ini terus berkomitmen meningkatkan kompetensi jurnalis di bidang energi dan migas.

“FJM Jambi berdiri sejak 2014 dan tetap solid hingga kini. Tantangan media arus utama memang besar di tengah derasnya informasi media sosial, namun publik tetap menunggu berita yang terverifikasi dari media resmi,” kata Mursyid.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan Regional 1, Eviyanti Rofraida, menilai media memiliki peran strategis dalam menciptakan iklim positif bagi industri migas nasional.

Baca Juga :  Dempo Xler: Pantai Panjang Harus Memberikan Dampak Positif Bagi Masyarakat

“Dukungan rekan-rekan media sangat luar biasa. Kami bekerja untuk kepentingan negara, dan media berperan penting dalam membangun iklim migas yang sehat serta mendorong kinerja yang lebih baik,” ujarnya.

Selain sesi sambutan dan diskusi, kegiatan ini juga diisi dengan sharing session pengembangan kapasitas jurnalis, capacity building, dan kunjungan wisata ke Pantai Bensam.

Rangkaian acara tersebut menjadi sarana mempererat kebersamaan antara anggota FJM dan pelaku industri migas.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan, mencerminkan semangat kolaborasi antara insan pers dan pelaku industri migas dalam mendukung ketahanan energi nasional serta pembangunan daerah.(*)