JAMBI,BITNews.id – Berkendara menggunakan sepeda motor sudah menjadi pemandangan sehari-hari di jalan raya. Mulai dari anak muda hingga orang tua, sepeda motor menjadi pilihan utama untuk menunjang aktivitas. Namun, tidak sedikit juga masyarakat yang memilih untuk dibonceng dengan alasan belum mahir atau masih merasa takut mengendarai motor sendiri.
Meski hanya sebagai penumpang, berboncengan tetap memiliki aturan dan tata cara agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Posisi tubuh dan cara duduk yang salah dapat memengaruhi keseimbangan motor serta konsentrasi pengendara.
Berikut beberapa tips aman saat berboncengan yang dibagikan oleh tim Safety Riding Honda Sinsen:
1. Duduk Menghadap Lurus
Posisi duduk yang benar adalah menghadap lurus sejajar dengan pengendara. Duduk menyamping atau miring sangat tidak disarankan karena dapat mengganggu keseimbangan motor, terutama saat berbelok. Posisi yang tidak sejajar juga membuat motor terasa lebih berat di salah satu sisi sehingga menyulitkan pengendara.
2. Posisi Tangan yang Tepat
Disarankan untuk memeluk ringan pengendara, terutama jika yang membonceng adalah orang tua atau pasangan sah. Jika merasa kurang nyaman, penumpang bisa memegang bagian samping jaket atau baju pengendara, atau menumpukan tangan di paha sendiri sebagai penopang tubuh. Hindari memegang besi belakang motor karena dapat membuat tubuh tidak stabil saat menikung.
3. Lutut Mengapit Pengendara
Posisi lutut sebaiknya mengapit tubuh pengendara agar lebih stabil. Lutut yang terbuka terlalu lebar berisiko tersenggol kendaraan lain saat berada di jalan yang padat.
4. Kaki Menginjak Footstep
Pastikan kaki menginjak pada pijakan (footstep) yang tersedia. Jangan membiarkan kaki menggantung karena berpotensi tersangkut saat melewati polisi tidur atau lubang jalan.
Assistant Manager Marketing Communication PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Frank Setia, menyampaikan bahwa edukasi keselamatan berkendara tidak hanya ditujukan kepada pengendara, tetapi juga kepada penumpang.
“Keselamatan berkendara adalah tanggung pengendara dan juga yang dibonceng. Karena itu, penting untuk memahami posisi berboncengan yang benar agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Frank.
Senada dengan hal tersebut, Instruktur Safety Riding Honda Sinsen, Agung, menambahkan bahwa perlengkapan berkendara juga wajib digunakan oleh penumpang.
“Jangan anggap remeh posisi saat berboncengan. Selain teknik yang benar, pastikan tetap menggunakan perlengkapan berkendara lengkap seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Dengan begitu, risiko cedera bisa diminimalkan,” jelas Agung.
Melalui edukasi ini, Sinsen berharap masyarakat Jambi semakin sadar pentingnya keselamatan berkendara. Tetap utamakan keselamatan dan selalu #Cari_Aman dalam setiap perjalanan. (*)
