JEMBER, BITNews.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Semeru 2026” di Alun-Alun Jember sebagai langkah pemerintah daerah memperkuat pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri.
Apel tersebut melibatkan 522 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”.
Dalam kegiatan itu, Gus Fawait mengulas kesiapan pemerintah daerah bersama aparat keamanan menghadapi berbagai potensi persoalan selama masa mudik Lebaran.
“Koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri mampu meredam pembelian bahan bakar secara berlebihan sehingga distribusi kembali stabil,” kata Muhammad Fawait.
Pemerintah Kabupaten Jember memastikan ketersediaan energi dalam kondisi aman menjelang hingga setelah Lebaran.
Selain bahan bakar minyak (BBM), pasokan gas LPG juga tersedia setelah dilakukan penambahan kuota melalui koordinasi dengan pihak terkait.
Pemerintah daerah juga memperhitungkan peningkatan aktivitas wisata selama masa libur Lebaran.
“Peningkatan wisatawan telah diprediksi, terlebih setelah pengelolaan kawasan wisata Pantai Papuma dan Watu Ulo digabungkan sehingga dinilai mampu menarik lebih banyak pengunjung,” bebernya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan rapat khusus guna membahas pengamanan dan pengelolaan kawasan wisata.
Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputro menguraikan Operasi Ketupat Semeru berlangsung selama 13 hari dengan melibatkan 522 personel gabungan.
Ia menyebutkan jumlah tersebut terdiri dari 250 personel kepolisian dan sisanya berasal dari unsur instansi terkait.
Petugas akan menempati sejumlah pos pengamanan serta titik strategis untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.
“Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain Simpang Empat Mangli, Jalan Ahmad Yani, Jalan Trunojoyo, serta kawasan sekitar Kampus Universitas Jember yang kerap dipadati aktivitas masyarakat pada sore hari,” pungkasnya.(Adv)
