Jelang Idulfitri, Gus Fawait Ingatkan ASN Jember Tidak Gunakan Mobil Dinas untuk Kepentingan Pribadi

JEMBER, BITNews.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi selama momentum Lebaran.

Imbauan tersebut disampaikan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui Surat Edaran Bupati Jember tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.

Kebijakan ini sekaligus menjadi langkah pemerintah daerah untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas negara.

Menurut Fawait, aturan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat serta imbauan dari Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai pengendalian gratifikasi saat hari raya.

Baca Juga :  Kedatangan Kasad di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, Disambut Dengan Tari Sekapur Sirih

“Sudah ada pelarangan, termasuk dari KPK. Karena ini sudah jelas dari pemerintah pusat, otomatis kita harus mengikuti,” ujar Gus Fawait, Senin (16/3/2026).

Ia menegaskan bahwa kendaraan dinas merupakan fasilitas negara yang disediakan untuk mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Oleh sebab itu, penggunaannya harus tetap dalam koridor kepentingan kedinasan.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Hadiri Rakernas APPSI 2023 di Balikpapan

“Fasilitas negara harus digunakan secara tepat guna. Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran,” tegasnya.

Bupati juga meminta Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) agar segera meneruskan surat edaran tersebut kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jember.

Langkah tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh aparatur pemerintah agar tetap menjaga integritas saat menjalankan tugas.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Jember juga mulai mendorong efisiensi penggunaan kendaraan operasional.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Luncurkan Program Entrepreneur Muda Wujudkan Generasi Kreatif dan Berdaya Saing

Dalam sejumlah kegiatan kedinasan, pejabat daerah mulai menggunakan satu kendaraan secara bersama-sama sebagai bentuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus pengendalian anggaran operasional.

“Kita ingin memberi contoh bahwa penggunaan fasilitas negara harus benar-benar efisien dan tepat sasaran,” ujar Fawait.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah berharap ASN dapat menjaga kepercayaan masyarakat dengan menggunakan fasilitas negara secara bertanggung jawab, terutama menjelang perayaan Idulfitri yang sarat dengan nilai kejujuran dan integritas. (Adv)