JAMBI,BITNews.id – Menanggapi beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan narapidana menggunakan alat hisap seperti bong di dalam lembaga pemasyarakatan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Jambi Dr.Tr Irwan Rahmat Gumilar angkat bicara.
Dalam keterangannya, Kakanwil Ditjen Pas Jambi Irwan Rahmat Gumilar menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan memerintahkan Jajaran Lapas Jambi untuk segera melakukan pendalaman dan pemeriksaan secara menyeluruh guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat.
“Terima kasih atas perhatian dan informasinya. Terkait dugaan pada video tersebut, saat ini saya sudah perintahkan Kalapas Jambi untuk mendalami dan melakukan pemeriksaan guna mencari kebenarannya,” ujarnya.
Irwan menegaskan, apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran, baik yang dilakukan oleh warga binaan maupun petugas, maka pihaknya tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Jika nanti terbukti ada pelanggaran, tentu akan kita tindak secara tegas sesuai aturan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kakanwil Ditjen Pas Irwan juga mengingatkan seluruh jajaran lembaga pemasyarakatan di wilayah Jambi agar meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan, serta memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Irwan menekankan bahwa kejadian ini harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya di satu lapas, melainkan di seluruh unit pemasyarakatan di Provinsi Jambi, guna menjaga integritas serta kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
“Ini menjadi evaluasi bagi seluruh jajaran Lapas dan Rutan di Jambi untuk terus memperkuat pengawasan dan pembinaan, sehingga kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.
Saat ini, proses pemeriksaan masih berlangsung dan pihak Kanwil Ditjen PAS Jambi berkomitmen untuk menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. (*)
