Era Jember Baru! Gus Fawait Beri Peluang Perawat Duduki Jabatan Strategis

JEMBER, BITNews.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, membawa angin segar bagi dunia kesehatan di wilayah ini dengan meruntuhkan batasan karier antarprofesi tenaga kesehatan (nakes).

Dalam acara Halalbihalal dan peringatan HUT PPNI ke-52 di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (11/4/2026), ia menegaskan bahwa prestasi kerja kini menjadi tolok ukur utama dalam pengisian jabatan di instansi kesehatan.

Terobosan paling signifikan yang disampaikan adalah terbukanya pintu bagi perawat untuk menjabat sebagai Kepala Puskesmas, sebuah kebijakan yang belum pernah terjadi pada periode-periode sebelumnya.

Baca Juga :  Batang Asam Haris-Sani Menang, Dedi Irawan: Lebih Baik Melanjutkan dari Pada Memulai

Gus Fawait menilai langkah ini sangat relevan dalam upaya mempercepat kemajuan sektor kesehatan di wilayahnya.

“Baru kali pertama dalam sejarah Jember, ada perawat yang diberi kesempatan menjadi Kepala Puskesmas. Ini adalah era Jember Baru Jember Maju. Kita berikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkarir, asalkan kinerjanya bagus,” tegas Gus Fawait.

Ia menambahkan bahwa semangat kolaborasi harus dikedepankan demi menyukseskan agenda besar daerah, seperti Program 1200 Nakes, UHC Prioritas, hingga peluncuran layanan Homecare.

Baca Juga :  DPRD Minta Pemkab Muaro Jambi Tinjau Ulang Lokasi MTQ ke-54

Menurutnya, pelayanan publik tidak akan maksimal jika masih ada ego sektoral di antara dokter, bidan, maupun perawat.

“Pemkab Jember ingin merangkul semua elemen nakes, mulai dokter spesialis, dokter umum, bidan, hingga perawat. Kita ingin kerja kompak agar kesehatan di Jember jauh lebih baik ke depannya,” tuturnya.

Selain penguatan sistem internal, Gus Fawait juga melempar visi jangka panjang untuk menjadikan Jember sebagai pusat wisata medis.

Baca Juga :  Terima Aspirasi Aliansi Honorer: Al Haris Ketua Asosiasi Gubernur Indonesia Surati Menpan-RB

Dengan kualitas layanan yang terus dipacu, ia optimis Jember bisa menyamai standar negara maju dalam mengelola sektor kesehatan sekaligus pariwisata.

“Mudah-mudahan Jember juga bisa mengembangkan wisata medis. Kita ingin semua sektor kesehatan, mulai ASN hingga nakes, solid demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Ht)