JAMBI,BITNews.id – Kabar duka datang dari dunia pers nasional. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia Pusat periode 2025–2030, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu dini hari, 18 April 2026, pukul 00.05 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan akibat serangan jantung.
Kabar duka tersebut beredar melalui grup WhatsApp Koordinasi Sekretaris PWI seluruh Indonesia. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai daerah, termasuk dari jajaran pengurus PWI Provinsi Jambi dan Ketua PWI Kota Jambi.
Almarhum Zulmansyah Sekedang lahir di Air Molek, Riau, pada 6 September 1974. Ia merupakan lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Riau dan memulai karier jurnalistiknya di Riau Pos sejak 1997.
Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Riau Pos (2009–2014), Direktur Utama Riau Pos Group, serta Komisaris TVRI Riau-Kepri (2021–2024). Di organisasi PWI, almarhum dikenal aktif dan berdedikasi, termasuk menjabat dua periode sebagai Ketua PWI Riau (2013–2018 dan 2018–2023).
Pada Kongres PWI di Bandung tahun 2023, ia dipercaya menjadi pengurus PWI Pusat sebagai Ketua Bidang Organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum Hendry Ch Bangun.
Ia juga sempat terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat melalui Kongres Luar Biasa (KLB) di Jakarta pada 2024.
Irwansyah Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah turut menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sakedang.
“Almarhum adalah orang baik, dan sosok teladan bagi wartawan dan beliau juga banyak mengajarkan ilmu tentang bagaimana jadi wartawan profesional,” ujar Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah, Sabtu (18/4/2026).
Beberapa kali Pak Sekjen PWI Pusat (Alm Zulmansyah) bertemu dengan saya dan beliau adalah orang yang selalu mengajarkan ilmu jurnalistik, pengalaman dalam memimpin hingga dalam menyampaikan materi saat jadi Penguji bagi wartawan yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) beliau menyampaikan dengan tegas untuk supaya menjadi wartawan profesional.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi dunia jurnalistik Indonesia. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Al-Fatihah. (*)
