Yayasan Roemah Kelapa Dorong Perhatian Pusat untuk Petani Kelapa di Tanjab Timur

TANJABTIM, BITNews.id – Yayasan Roemah Kelapa Indonesia mendorong peningkatan perhatian pemerintah pusat terhadap petani kelapa dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Jambi. Upaya ini dilakukan melalui penguatan riset dan penyampaian aspirasi petani ke tingkat nasional.

Langkah tersebut diperkuat dengan kehadiran dua peneliti asal Jerman dan Belgia yang melakukan kajian terkait potensi kelapa dan produk turunannya di wilayah pesisir Tanjab Timur.

Baca Juga :  Bupati Asahan Lepas Logistik Pilkades Serentak bergelombang Kabupaten Asahan Tahun 2022

Perwakilan Yayasan Roemah Kelapa Indonesia, Galih Batara, mengatakan pihaknya berperan sebagai penghubung antara petani dan pemerintah untuk menyampaikan potensi sekaligus tantangan yang dihadapi sektor kelapa.

“Kami ingin mendorong agar potensi kelapa di Tanjab Timur mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah pusat. Dengan dukungan riset ini, diharapkan ada kebijakan yang berpihak kepada petani,” ujar Galih.

Baca Juga :  Optimis, BPJN Jambi Targetkan Jalan Nasional Zero Lubang Sebelum Lebaran

Ia menjelaskan, penelitian yang dilakukan mencakup pemanfaatan kelapa secara terpadu, mulai dari produk pangan hingga pengembangan industri turunan bernilai ekonomi.

Menurut Galih, petani kelapa di Tanjab Timur masih menghadapi sejumlah kendala, seperti fluktuasi harga dan keterbatasan inovasi dalam pengolahan produk.

“Diperlukan dukungan kebijakan dan program yang berkelanjutan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa serta kesejahteraan petani,” katanya.

Baca Juga :  Hadiri HUT ke-23 Muaro Jambi, Edi Purwanto Ajak Bangun Muaro Jambi Bersama-sama

Yayasan berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengembangan sektor kelapa.

Selain itu, pengembangan industri turunan kelapa dinilai berpotensi membuka peluang investasi dan menciptakan lapangan kerja di daerah. (*)