JEMBER, BITNews.id – Gelaran Karnaval SCTV 2026 di Kabupaten Jember sukses bertransformasi dari sekadar panggung hiburan menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat yang masif.
Puluhan ribu warga memadati lokasi acara, menciptakan perputaran uang yang signifikan di dalam daerah, terutama di tengah momen libur panjang (long weekend).
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menegaskan bahwa kesuksesan acara ini bukan tanpa alasan.
Sejak awal, ia memang membidik acara berskala besar demi memberikan dampak berantai (multiplier effect) bagi masyarakat luas, mulai dari lonjakan keterisian hotel hingga laris manisnya produk UMKM lokal.
Antusiasme luar biasa ini terlihat jelas dari lonjakan angka pengunjung yang datang dari berbagai pelosok Jember, seperti Silo, Kalisat, hingga Kecamatan Jombang.
Tercatat, pada Sabtu malam sebanyak 17.564 orang hadir, dan angka tersebut melesat menjadi 19.948 orang pada Minggu pagi.
Jumlah ini diprediksi terus merangkak naik hingga menembus angka 30.000 pengunjung pada malam puncak.
Strategi menggelar acara besar di momen libur panjang ini terbukti jitu untuk menahan perputaran uang agar tidak lari ke luar daerah.
Menutup keterangannya, Gus Fawait mengapresiasi tinggi pilihan masyarakat yang kini lebih bangga berwisata dan berbelanja di tanah kelahiran mereka sendiri.
“Saya selalu sampaikan, kalau bikin acara jangan yang kecil-kecil karena tidak akan berdampak pada apa pun. Event seperti ini tidak boleh hanya jadi seremoni, tapi harus memberikan multiplier effect,” ujar Gus Fawait.
“Masyarakat Jember hari ini punya akses hiburan kelas atas. Di libur panjang ini, mereka lebih memilih berlibur di Jember saja, tidak perlu ke luar kota. Ini semua karena rasa cinta kita pada Jember,” pungkasnya. (Adv)
