Ungkap Fakta Dibalik Insiden Munisi Nyasar di UNP, Tim Investigasi Gelar Uji Balistik Lapangan Pistol G-2 Combat

BITNews.id – Tim Investigasi melakukan uji balistik lapangan terhadap Pistol G-2 Combat menggunakan munisi kaliber 9 mm produksi PT Pindad jenis 1-TJ di Lapangan Tembak Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Jumat (5/6/2026). Pengujian tersebut dilakukan untuk mendukung penyelidikan insiden munisi nyasar yang terjadi di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP).

Uji balistik dilakukan dengan menerapkan beberapa variasi sudut elevasi tembakan guna memperoleh data empiris mengenai karakteristik lintasan proyektil, jarak tempuh, serta potensi capaian maksimum munisi yang digunakan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian investigasi yang bertujuan memperkuat analisis balistik, rekonstruksi kejadian, serta memverifikasi berbagai temuan yang telah diperoleh selama proses penyelidikan berlangsung.

Baca Juga :  Dihadapan Kader Pemuda Pancasila, Kapolri Serukan Pentingnya Persatuan-Kesatuan

Tim Investigasi akan mengorelasikan hasil pengujian dengan data olah tempat kejadian perkara (TKP), hasil pemeriksaan teknis, serta keterangan yang telah dihimpun dari berbagai pihak terkait.

Melalui pendekatan ilmiah berbasis balistik, tim berupaya menyusun gambaran yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang berkaitan dengan insiden munisi nyasar tersebut.

Pemilihan Lapangan Tembak Lanud Sutan Sjahrir sebagai lokasi pengujian didasarkan pada pertimbangan keamanan, keselamatan, dan kelayakan area untuk pelaksanaan uji balistik. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku dengan pengawasan personel yang memiliki kompetensi di bidang persenjataan dan investigasi teknis.

Baca Juga :  Sekda Zainal Resmikan Galery Produk UMKM

Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kav Taufiq, S.Sos., M.M., mengatakan hasil pengujian akan menjadi salah satu bahan utama dalam penyusunan laporan investigasi.

“Hasil pengujian ini akan menjadi salah satu bahan utama dalam penyusunan laporan investigasi guna memastikan setiap kesimpulan yang diambil didasarkan pada data faktual, analisis ilmiah, dan bukti teknis yang valid serta memenuhi rasa keadilan,” ujar Taufiq.

Baca Juga :  Turnamen Karang Taruna Cup Resmi Ditutup Oleh Ketua Karang Taruna Desa Ture

Ia menegaskan, proses investigasi dilakukan secara profesional dan objektif untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan insiden dapat terungkap secara menyeluruh.

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol juga mengharapkan masyarakat memberikan kepercayaan kepada tim investigasi untuk bekerja secara independen sesuai prosedur yang berlaku.

Menurutnya, hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan serta penyusunan langkah-langkah perbaikan guna mencegah terulangnya kejadian serupa pada masa mendatang.

Sumber: Pendam XX/Tuanku Imam Bonjol