Jember Kukuhkan Status Lumbung Beras Tapal Kuda

JEMBER, BITNews.id – Pemerintah Kabupaten Jember mengukuhkan posisinya sebagai lumbung beras terbesar di kawasan Tapal Kuda setelah mencatat produksi beras mencapai 446.097 ton berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 2 Mei 2026.

Capaian tersebut menempatkan Jember di peringkat ketiga penghasil beras terbesar di Jawa Timur.

Kabupaten Lamongan berada di posisi pertama dengan produksi 508.126 ton beras, sedangkan Kabupaten Bojonegoro menempati posisi kedua dengan produksi 507.947 ton beras.

Selain menjadi yang tertinggi di kawasan Tapal Kuda, Jember juga menempati peringkat ketiga di Jawa Timur dari sisi luas panen komoditas padi.

Baca Juga :  Proses PI Maksimum 10% Wilayah Kerja Jabung Memasuki Tahapan Pembukaan Data

Data tersebut menunjukkan sektor pertanian masih menjadi salah satu kekuatan utama daerah.

Bupati Jember Muhammad Fawait menilai capaian tersebut tidak lepas dari kerja bersama berbagai pihak yang mendukung pembangunan pertanian.

Produksi padi yang tinggi juga tercermin dari besarnya serapan gabah yang dilakukan Perum Bulog di Kabupaten Jember.

“Serapan gabah yang tinggi tersebut menjadi indikator kuat bahwa hasil panen petani Jember berada dalam tren positif,” katanya.

Baca Juga :  Fadhil Arief Dorong Sinergi OPD, Pertumbuhan Ekonomi Batanghari Naik 2,99 Persen

Kondisi itu sekaligus menjadi modal untuk meningkatkan produksi pertanian pada periode berikutnya.

Pemkab Jember saat ini terus memperkuat berbagai program strategis di sektor pertanian.

Program optimalisasi lahan (Oplah), pembangunan dan perbaikan irigasi, pompanisasi, serta pengelolaan lahan pertanian produktif terus berjalan untuk meningkatkan hasil panen petani.

Di saat yang sama, pemerintah daerah juga memperketat pengawasan distribusi pupuk subsidi.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) mendapat tugas memastikan pupuk subsidi tersalurkan kepada petani yang berhak sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Rock Rise Vol 3 Sukses Digelar, Sang Inisiator : Semoga Bisa Membangkitkan Musik Rock di Jambi

Upaya penguatan sektor pertanian juga didukung bertambahnya luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember.

Pada tahun 2025, luas LP2B bertambah 373,59 hektare dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, sektor pertanian Jember memperoleh dukungan bantuan dari pemerintah pusat senilai Rp312 miliar.

Bantuan tersebut mencakup alat dan mesin pertanian modern, benih, bibit, serta pembangunan infrastruktur pertanian yang diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. (Adv)