JAMBI, BITNews.id – Event musik tahunan Rock Rise Vol. VI kembali membuktikan eksistensinya sebagai salah satu panggung musik rock paling bergengsi di Provinsi Jambi. Digelar di Kesiko Sosial Space, kawasan Beringin, Kota Jambi, Selasa (14/7/2026) malam.
Acara ini berlangsung sukses dan meriah dengan menyatukan musisi, komunitas, serta ratusan pecinta musik rock dalam satu panggung penuh energi.
Sejak sore hingga malam hari, kawasan venue dipadati penonton dari berbagai daerah di Jambi. Tak hanya menjadi ajang hiburan, Rock Rise juga menjadi ruang silaturahmi lintas generasi bagi para pelaku dan penikmat musik rock yang selama ini terus menjaga eksistensi musik cadas di Provinsi Jambi.
Sebanyak enam band tampil menghibur dengan karakter musik yang berbeda-beda, yakni Sektor Thirteen, Tiga Empat Tiga, Allbezt Reborn, Enjoy Band, Greget, dan Titinaka. Penampilan mereka sukses menghidupkan suasana dengan sajian musik rock mulai dari rock alternatif, rock n roll, progressive rock hingga metal.
Penampilan dibuka oleh Sektor Thirteen yang menghadirkan lagu-lagu bernuansa rock dengan lirik yang sarat pesan moral dan kritik sosial. Penampilan mereka menjadi pembuka yang kuat dan langsung membakar semangat para penonton.
Suasana semakin hangat ketika Tiga Empat Tiga, band asal Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, naik ke atas panggung. Dengan karakter musik Rock khasnya, mereka tampil penuh energi dan berhasil mengajak penonton larut dalam irama musik yang atraktif.
Memasuki sesi ketiga, giliran Allbezt Reborn menguasai panggung. Band asal Jambi yang dikenal mengawali perjalanan musiknya dari berbagai festival tersebut sukses membawa nostalgia melalui lagu-lagu khas Dream Theater. Permainan instrumen yang solid dan teknik musikal yang matang mendapat apresiasi meriah dari para penonton.
Antusiasme penonton terus terjaga saat Enjoy Band tampil. Grup yang dipunggawai Eko Sinyo dan selalu hadir sejak penyelenggaraan Rock Rise volume pertama itu kembali membawakan sejumlah lagu rock yang membuat penonton ikut bernyanyi dan menikmati setiap penampilannya.
Energi malam semakin memuncak ketika Greget tampil dengan karakter musik metal yang kental. Distorsi gitar yang tebal, permainan drum yang agresif, serta aksi panggung yang penuh semangat membuat suasana semakin bergelora dan menjadi salah satu penampilan yang paling dinantikan.
Sebagai penutup, Titinaka, band yang beranggotakan tiga personel, berhasil menuntaskan malam Rock Rise Vol. VI dengan penampilan yang memukau. Lagu-lagu yang mereka bawakan menjadi penutup sempurna bagi perhelatan musik rock tahunan tersebut.
Pendiri Rock Rise, Eko Sinyo bersama Andri JmbPro mengungkapkan rasa syukur dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Rock Rise Vol. VI.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, panitia, musisi, komunitas, media partner, serta seluruh pecinta musik rock yang telah hadir dan menjadi bagian dari Rock Rise Vol. VI. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan ruang berkumpul dan berkarya bagi musisi rock di Jambi,” ujar keduanya.
Ia berharap Rock Rise dapat terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan karya-karya baru, mempererat solidaritas antarmusisi, sekaligus menjadi wadah bagi band-band lokal untuk menunjukkan kualitasnya kepada masyarakat yang lebih luas.
Kesuksesan Rock Rise Vol. VI kembali membuktikan bahwa musik rock di Jambi masih memiliki tempat yang kuat di hati para penikmatnya. Lebih dari sekadar konser, Rock Rise telah menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan, dan semangat untuk terus menjaga denyut musik rock tetap hidup di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. (*)
