TransNusa Tingkatkan Frekuensi Penerbangan Jakarta-Singapura Menjadi Empat Kali Sehari

JAKARTA, BITNews.id – Maskapai TransNusa meningkatkan frekuensi penerbangan rute Jakarta–Singapura menjadi empat kali sehari. Penambahan ini dilakukan untuk merespons peningkatan permintaan perjalanan bisnis dan wisata sekaligus memperkuat konektivitas kedua kota.

Penambahan frekuensi tersebut merupakan kelanjutan dari peningkatan sebelumnya, yakni dari dua menjadi tiga penerbangan per hari. Dengan tambahan satu penerbangan, penumpang kini memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan, baik untuk kebutuhan bisnis maupun liburan.

Group Chief Executive Officer TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan peningkatan frekuensi penerbangan mencerminkan kepercayaan yang semakin besar terhadap maskapai tersebut.

“Peningkatan frekuensi penerbangan menjadi empat kali sehari di rute Jakarta–Singapura mencerminkan semakin besarnya kepercayaan terhadap brand TransNusa,” ujar Datuk Bernard dalam keterangan tertulis, 7 Oktober 2026.

Menurut dia, persetujuan penambahan frekuensi secara bertahap dari Changi Airport juga menunjukkan kesiapan operasional TransNusa dalam memenuhi standar layanan di salah satu gerbang penerbangan internasional utama dunia.

Baca Juga :  Akselerasi Vaksinasi se-Indonesia, Kapolri Sebut Sebagai Upaya Persiapan Pandemi ke Endemi

“Selain itu, diperolehnya persetujuan peningkatan frekuensi secara berturut-turut dari salah satu gerbang penerbangan kelas dunia seperti Changi Airport menunjukkan keandalan operasional kami sekaligus keselarasan dengan standar tinggi industri penerbangan,” katanya.

Datuk Bernard mengatakan TransNusa sebelumnya memperkenalkan frekuensi penerbangan ketiga pada April 2026. Peningkatan menjadi empat penerbangan sehari menunjukkan kemampuan maskapai dalam menyesuaikan kapasitas dengan perkembangan permintaan pasar.

“Setelah memperkenalkan frekuensi penerbangan ketiga pada April 2026 dan kemudian meningkatkan frekuensi menjadi empat kali sehari, hal ini menegaskan agility komersial TransNusa dalam merespons kebutuhan pasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, frekuensi penerbangan yang lebih tinggi memberikan keleluasaan bagi penumpang korporasi maupun wisatawan dalam menentukan jadwal perjalanan. Pada saat yang sama, TransNusa tetap menawarkan layanan premium dengan harga yang kompetitif.

Peningkatan frekuensi tersebut dilakukan dalam waktu kurang dari enam bulan dari Singapore Changi Airport. Bandara itu dikenal menerapkan standar operasional yang ketat dan menjadi salah satu pusat penerbangan internasional dengan jaringan maskapai yang luas.

Baca Juga :  Wamenkeu: Perluas Manfaat Bendungan Raknamo untuk Kesejahteraan Masyarakat Kupang

Langkah tersebut juga melanjutkan pertumbuhan TransNusa di Singapura. Sebelumnya, maskapai ini meningkatkan frekuensi rute Jakarta–Singapura dari dua menjadi tiga penerbangan per hari.

TransNusa juga mencatatkan penghargaan pada Changi Airline Awards 2026. Maskapai tersebut menjadi maskapai Indonesia pertama yang menerima penghargaan “Top Airlines by Absolute Passenger Growth (Southeast Asia)” dari Changi Airport Group, 17 bulan setelah memulai operasional di Bandara Changi.

Empat Pilihan Penerbangan Setiap Hari

Untuk melayani rute Jakarta–Singapura, TransNusa mengoperasikan armada Airbus A320. Empat penerbangan setiap hari memberikan pilihan waktu perjalanan pada pagi, siang, hingga malam.

Seluruh penerbangan dari Jakarta berangkat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Jadwal dengan frekuensi baru tersebut telah tersedia untuk pemesanan.

Penumpang dapat melihat jadwal penerbangan, memilih kursi, dan melakukan pemesanan tiket melalui situs resmi TransNusa.

Baca Juga :  Kasad Resmikan Auditorium Jenderal Besar A.H. Nasution

TransNusa memosisikan diri sebagai premium service carrier yang menawarkan alternatif perjalanan di antara model maskapai berbiaya rendah dan maskapai layanan penuh.

Layanan yang ditawarkan mencakup fasilitas bagasi, pilihan kursi, serta konfigurasi tempat duduk yang dirancang untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang. Produk tersebut dipadukan dengan layanan operasional dan ketepatan waktu untuk mendukung kebutuhan perjalanan bisnis maupun wisata.

Model layanan tersebut dikembangkan dan diperkenalkan Datuk Bernard pada 2023 dan menjadi bagian dari strategi pengembangan jaringan internasional TransNusa.

Sejalan dengan pengembangan layanan premium, TransNusa juga memperkenalkan produk kabin “Premium Plus” untuk penerbangan Melbourne–Bali. Produk tersebut dijadwalkan diluncurkan pada 19 Oktober 2026 dengan layanan prioritas dan peningkatan batas bagasi.

Pengembangan produk dan penambahan frekuensi penerbangan tersebut menjadi bagian dari upaya TransNusa memperluas pilihan perjalanan di tengah pertumbuhan jaringan destinasi internasional maskapai. (*)