Jaga Situasi Kamtibmas, Ditpamobvit Polda Bengkulu Patroli Objek Vital dan Kawasan Wisata

BENGKULU, BITNews.id – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Bengkulu mengintensifkan patroli siang di sejumlah objek vital, perbankan, pelabuhan, dan kawasan wisata di Kota Bengkulu, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli dimulai pukul 09.00 WIB dengan diawali apel kesiapan di halaman Markas Komando (Mako) Ditpamobvit Polda Bengkulu.

Apel dipimpin Perwira Pengendali (Padal) Ipda Antoni Siahaan dan diikuti tiga personel, yakni Aiptu Saloso Mihakil, Aiptu Arie Kurniawan, dan Bripda M. Ikhbar Widyatmoko.

Dalam arahannya, Antoni menekankan pentingnya memastikan kesiapan personel dan kelengkapan patroli, memahami cara bertindak di lapangan, serta memperhatikan rute dan sasaran yang telah ditentukan.

Patroli menggunakan kendaraan dinas Toyota Avanza Veloz dengan nomor polisi dinas 15210-XXVII. Personel dibagi ke dalam tiga rute, yakni Beat 3, Beat 4, dan Beat 6, untuk menjangkau sejumlah lokasi strategis di wilayah Kota Bengkulu.

Baca Juga :  Terpilih Ketua PC IPNU Muaro Jambi, Roy : Posisi ini Amanah yang Harus Dijalankan dengan Sebaik-baiknya

Pada rute Beat 3, patroli menyasar Polda Bengkulu, Bank BCA Pagar Dewa, Bank BNI Pagar Dewa, Bank BCA Lingkar Timur, Bank BCA Kantor Cabang Bengkulu, serta PLN Sukamerindu sebelum kembali ke markas.

Di lokasi tersebut, personel menyampaikan imbauan kamtibmas kepada petugas keamanan dan menyosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai saluran pelaporan kepolisian bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau mengetahui adanya gangguan keamanan.

Sementara itu, rute Beat 4 mencakup Polda Bengkulu, BRI Unit Muara Bangkahulu, BTN Cabang, BRI KCP Raflesia, BRI Unit Gading Cempaka, dan kawasan wisata Danau Dendam.

Di kawasan perbankan, personel memberikan imbauan terkait kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Adapun di Danau Dendam, petugas menyambangi kawasan wisata dan mengingatkan pengunjung agar turut menjaga ketertiban.

Baca Juga :  Kunjungi Mapolres Binjai, Kapolda Sumut Dorong Pelayanan Prima untuk Masyarakat

Adapun rute Beat 6 meliputi Polda Bengkulu, Gedung Merah Putih, PT Pelindo, PT Pertamina TBBM, BRI Pulau Baai, Pantai Pasir Putih, dan Pantai Berkas, sebelum kembali ke markas.

Di kawasan pelabuhan dan pantai, personel melakukan dialog dengan petugas parkir serta pengunjung untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas.

Patroli dialogis tersebut merupakan langkah preventif dan preemtif kepolisian. Selain mencegah potensi kejahatan, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi personel untuk menyerap informasi dari masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Sasaran utama patroli meliputi pencegahan pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), aksi geng motor, dan premanisme di wilayah Kota Bengkulu.

Ipda Antoni Siahaan mengatakan, patroli rutin tersebut difokuskan pada objek vital dan lokasi keramaian yang berpotensi menjadi sasaran tindak kriminalitas, terutama saat akhir pekan.

Baca Juga :  Tips Cari Aman Berkendara Melewati Kondisi Jalan Berlubang

“Patroli ini kami laksanakan secara rutin untuk mencegah terjadinya tindak pidana curas, curat, aksi geng motor, dan premanisme. Kami menyasar objek vital seperti perbankan, perkantoran, dan kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat pada akhir pekan. Kami juga menyosialisasikan Call Center 110 agar masyarakat tidak ragu melapor jika melihat gangguan kamtibmas. Alhamdulillah, dari hasil patroli hari ini situasi masih aman dan kondusif,” ujar Antoni.

Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, petugas tidak menemukan pelanggaran maupun tindak pidana. Seluruh rangkaian patroli dilaporkan berjalan lancar, aman, dan kondusif.

Melalui patroli rutin ini, Ditpamobvit Polda Bengkulu berupaya memperkuat upaya pencegahan kejahatan sekaligus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya di kawasan objek vital dan pusat aktivitas warga. (Pitr)