JEMBER, BITNews.id – Ning Ghyta Eka Puspita berhasil mencuri perhatian publik saat tampil memukau di ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 yang digelar oleh Kompas TV.
Dalam kesempatan bergengsi tersebut, ia tampil elegan dengan balutan dress batik khas Dekranasda Kabupaten Jember yang memadukan nuansa warna pink dan marun.
Penampilan ini bukan sekadar urusan estetika, melainkan sebuah misi budaya untuk memperkenalkan motif Pesadingan, sebuah desain yang berakar dari sejarah kejayaan Kerajaan Sading di Kecamatan Puger.
Motif tersebut membawa pesan mendalam mengenai kemakmuran masyarakat Jember di masa lampau yang tetap relevan hingga kini.
Bagi Ning Ghyta, mengenakan batik di tingkat nasional adalah langkah nyata dalam menjaga identitas lokal agar tetap bersinar di tengah modernisasi.
Kehadirannya sekaligus mempertegas semangat “Jember Baru, Jember Maju” yang mengedepankan pelestarian budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.
Menegaskan makna di balik busana yang dikenakannya, Ning Ghyta Eka Puspita menyampaikan pesan yang menyentuh bagi generasi muda.
“Batik ini bukan hanya kain, tetapi juga cerita. Motif Pesadingan mengingatkan kita pada sejarah kejayaan dan kemakmuran masyarakat Jember di masa lalu. Harapannya, semangat tersebut dapat terus hidup dan menginspirasi langkah kita ke depan menuju Jember yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya dengan penuh optimisme. (Adv)
