BK DPRD Muaro Jambi Gali Praktik Terbaik Panja dan Disiplin Anggota Dewan di Riau

BITNews.id – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Muaro Jambi melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Riau guna mempelajari mekanisme kerja Panitia Kerja (Panja) sebagai upaya memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan efektivitas kinerja legislatif.

Kunjungan yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026) itu dipimpin langsung Ketua BK DPRD Muaro Jambi, Edison, S.Sos., bersama sejumlah anggota dan staf sekretariat dewan.

Dalam pertemuan yang digelar di Gedung DPRD Provinsi Riau, rombongan BK DPRD Muaro Jambi melakukan konsultasi dan koordinasi terkait berbagai aspek pembentukan, pelaksanaan, hingga tindak lanjut rekomendasi Panja yang selama ini menjadi instrumen penting dalam mendukung fungsi pengawasan DPRD.

Ketua BK DPRD Muaro Jambi, Edison, mengatakan DPRD Provinsi Riau dipilih sebagai tujuan kunjungan karena dinilai memiliki pengalaman dalam mengelola Panja secara efektif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Muaro Jambi Komitmen Tindaklanjuti Temuan MOBmj Soal Pelanggaran Perusahaan

“Kami ingin mendalami mekanisme pembentukan Panja, masa kerja, hingga tindak lanjut rekomendasi yang dihasilkan. Hal ini penting agar Panja yang dibentuk di DPRD Muaro Jambi memiliki landasan operasional yang kuat, efektif, dan tepat sasaran,” ujar Edison.

Menurutnya, salah satu fokus pembahasan dalam kunjungan tersebut adalah penyelarasan mekanisme kerja Panja dengan Peraturan Tata Tertib DPRD yang berlaku sehingga setiap kegiatan memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, BK DPRD Muaro Jambi juga mempelajari strategi peningkatan produktivitas Panja agar mampu menyelesaikan tugas sesuai target waktu tanpa mengurangi kualitas hasil kerja maupun rekomendasi yang dihasilkan.

Baca Juga :  H Bakri Hadiri Pelantikan IPMR - Jambi

Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga menggali pengalaman DPRD Provinsi Riau terkait peran Badan Kehormatan dalam menjaga kedisiplinan dan kepatuhan anggota dewan selama menjalankan tugas-tugas Panja.

“Peran BK sangat penting dalam menjaga integritas, disiplin, dan kepatuhan anggota terhadap aturan yang berlaku selama menjalankan tugas kelembagaan. Karena itu, kami ingin memperoleh referensi dan praktik terbaik yang dapat diterapkan di Muaro Jambi,” katanya.

Edison berharap hasil kunjungan kerja tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan strategis bagi pimpinan dan anggota DPRD Muaro Jambi dalam meningkatkan kualitas kinerja lembaga.

Menurut dia, penguatan mekanisme Panja tidak hanya berdampak pada efektivitas kerja DPRD, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas pengawasan terhadap program pemerintah daerah serta penyerapan aspirasi masyarakat.

Baca Juga :  Jalan Kaki hingga Bersepeda di Komplek Percandian Muarajambi

“Hasil konsultasi ini akan menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi pimpinan maupun anggota DPRD Muaro Jambi. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas kinerja dewan dalam mengawal pembangunan daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan sesi pertukaran cendera mata dan foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi serta kerja sama kelembagaan antara DPRD Muaro Jambi dan DPRD Provinsi Riau.

Melalui kegiatan ini, BK DPRD Muaro Jambi menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan internal, memperkuat tata kelola kelembagaan, dan mendorong peningkatan profesionalisme dalam pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran. (Adv)