Dobrak Alur Birokrasi, Gus Fawait Kerahkan Homecare Jemput Bola untuk Warga Jember

JEMBER, BITNews.id – Gebrakan berani kembali dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Gus Fawait.

Di saat instansi pemerintah pusat dan institusi perguruan tinggi masih disibukkan dengan tahap pengkajian teoretis, Pemkab Jember memilih langsung tancap gas mengeksekusi program Homecare langsung ke rumah-rumah warga.

Bupati Gus Fawait menegaskan bahwa keputusan cepat ini diambil karena urusan kesehatan masyarakat merupakan persoalan darurat yang tidak boleh tertunda oleh panjangnya alur birokrasi maupun riset akademis.

“Ketika tingkat pusat maupun perguruan tinggi masih mendalami formulasinya, Jember memilih untuk langsung bertindak di lapangan. Masalah kesehatan masyarakat adalah urusan mendesak yang membutuhkan kepastian, bukan penundaan,” tegas Gus Fawait.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Jambi Ajak Penggiat Medsos Cegah Hoax di Pemilu 2024

Secara konseptual, program Homecare ini diwujudkan sebagai bentuk kehadiran dan empati nyata negara bagi warga yang terpinggirkan.

Tim medis diterjunkan secara rutin minimal satu bulan sekali untuk mengawasi kesehatan lima kelompok sasaran prioritas:
– Lansia Tunggal: Warga lanjut usia yang hidup sebatang kara tanpa pendampingan keluarga, yang kesehatannya dipantau sebagai bentuk penghormatan atas jasa masa lalu mereka.
– Ibu Hamil Risiko Tinggi: Menyasar ibu dari keluarga kurang mampu yang terdeteksi mengalami komplikasi kehamilan berdasarkan hasil USG dan analisis dokter spesialis obgyn demi menekan angka kematian ibu.
– Warga Disabilitas dengan Penyakit Bawaan: Memberikan hak aksesibilitas kesehatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang menderita gangguan kesehatan kronis.
– Balita Terindikasi Stunting: Langkah preventif jangka panjang demi mengamankan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan masa depan Kabupaten Jember.
– Masyarakat Kurang Mampu Penderita Penyakit Kronis: Menjangkau pasien stroke, diabetes, hingga penderita yang membutuhkan cuci darah berkala yang terkendala biaya.

Baca Juga :  Sinsen Gencarkan Edukasi Safety Riding ke Pelajar dan Masyarakat Jambi

Untuk memastikan pelayanan berjalan maksimal, Pemkab Jember telah menyiapkan 50 unit mobil armada Homecare.

Guna menembus daerah pelosok yang sulit dilalui kendaraan roda empat, bupati juga berencana menambah armada penunjang berupa kendaraan roda dua.

Rencana penambahan armada motor ini langsung mendulang dukungan penuh dari para tenaga kesehatan di lapangan.

Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah, menilai langkah tersebut sangat tepat untuk mempermudah mobilitas nakes.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Ikuti Zoom Meeting Bersama Kapolri Terkait Percepatan Vaksinasi di RCC

“Kami sangat mendukung rencana tersebut karena pasti akan memudahkan mobilitas teman-teman nakes di lapangan, terutama untuk menjangkau akses-akses pemukiman yang memang tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat,” ujar dr. Sukron.

Ia menambahkan bahwa meskipun di wilayah Sumberjambe mobil masih bisa melintas meski jalurnya sempit, banyak titik lain di Kabupaten Jember yang memiliki medan jalan jauh lebih ekstrem dan sangat bergantung pada kendaraan roda dua.

“Banyak daerah lain atau titik tertentu yang jalannya lebih sulit,” ujar Sukron. (Adv)