JAMBI, BITNews.id – Pemerintah Provinsi Jambi melakukan pergantian sementara pimpinan di RSUD Raden Mattaher. Gubernur Jambi Al Haris menunjuk drg Iwan Hendrawan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur, efektif mulai 1 Mei 2026.
Penunjukan tersebut dituangkan dalam Surat Nomor 2224 yang ditandatangani langsung oleh gubernur. Sebelumnya, Iwan Hendrawan menjabat sebagai Wakil Direktur Sarana dan Prasarana di rumah sakit tersebut.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya perhatian DPRD Provinsi Jambi terhadap kondisi keuangan dan mutu layanan RSUD Raden Mattaher. Sejumlah catatan dan rekomendasi dari Panitia Khusus (Pansus) IV DPRD menjadi agenda yang harus segera ditindaklanjuti oleh manajemen baru.
Dalam laporan Pansus IV terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan pada rapat paripurna, Senin (27/4/2026), realisasi anggaran RSUD Raden Mattaher tercatat sebesar Rp375,68 miliar atau 92,36 persen dari total pagu Rp406,80 miliar.
Adapun realisasi fisik mencapai 100 persen dengan sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) sebesar Rp31,094 miliar.
Di sisi lain, Pansus IV mengungkap total kewajiban utang rumah sakit mencapai Rp122,38 miliar per 31 Desember 2025. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi stabilitas keuangan serta ruang gerak pengelolaan RSUD sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
DPRD juga mengingatkan bahwa beban utang berpotensi berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat apabila tidak segera ditangani.
Sejumlah rekomendasi pun disampaikan kepada manajemen RSUD, di antaranya penyusunan strategi pelunasan utang secara bertahap dan terukur agar tidak mengganggu operasional layanan.
Selain itu, RSUD diminta melakukan pemetaan kebutuhan dokter spesialis melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), dengan mengutamakan putra-putri daerah. Optimalisasi pendapatan BLUD dan percepatan digitalisasi sistem manajemen serta layanan medis juga menjadi perhatian untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.
Dalam surat penugasan, Gubernur Al Haris menegaskan agar Plt Direktur menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Kinerja manajemen baru RSUD Raden Mattaher kini menjadi perhatian publik, terutama dalam upaya memperbaiki kondisi keuangan dan menjaga kualitas pelayanan kesehatan. (*)
