Dihadiri Cabup dan Cawabup, Sarolangun Jadi Kabupaten Pertama Pelantikan Tim Pemenangan Haris-Sani

JAMBI,BITNews.id – Kabupaten Sarolangun dipilih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur 2024-2029, Haris-Sani, untuk melakukan pelantikan Tim Pemenangannya.

Dihadiri para calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sarolangun, seperti Hurmin, Hilal dan Aang Purnama. Selain itu juga tampak lima pimpinan partai politik yang saat ini telah resmi mengusung Haris-Sani. Kemudian juga tampak parah tokoh agama dan masyarakat

“Apapun makanannya, minumnya teh botol sosro, jadi siapapun Bupatinya, Gubernurnya Haris-Sani”, kata Al Haris, membuka sambutannya, yang disambut riuh tepuk tangan ribuan tim yang dilantik.

Baca Juga :  Selesai Bantu Korban Bencana Sumbar, 40 Personel BKO Polda Jambi Tiba di Jambi

Terungkap, dalam sambutan Al Haris jika pada Pemilihan Gubernur tahun 2020 lalu, Kabupaten Sarolangun ternyata juga Tim Pemenangan pertama yang dilantik oleh dirinya.

“Jadi Bapak ibu pilgub 2020 lalu, Sarolangun juga Kabupaten pertama saya melantik Tim. Alhamdulillah kita berhasil menang. Saya berharap sejarah ini kembali terulang di 2024 ini, kita menang lagi,” ungkap Al Haris.

Baca Juga :  Tim Pembina Samsat Jambi Implementasikan Pasal 74, Tidak Bayar Pajak Dihapus Data Resident

Al Haris mengucapkan terimakasih kepada Tim pemenangan yang bersedia bersama-sama untuk menyukseskan pemilihanGubernurdanWakilGubernur mendatang.

“Alhamdulillah terimakasih banyak kepada Bapak ibu semuanya yang hadi ini bersedia menghibahkan diri dan waktunya untuk menjadi bagian dari tim Pemenangan Haris-Sani. Tentu kita semua memiliki harapan kedepan pembangunan Jambi lebih baik lagi. Saya dan pak Sani memiliki tugas untuk menuntaskan pembangunan yang telah direncanakan, karena kami ini cuma tiga tahun setengah menjabat,” ujar Al Haris.

Baca Juga :  Della Selfia Riyani, Santriwati Asal Nipah Panjang Raih Peringkat Umum Terbaik di Pesantren Al-Jauharen

Bupati Merangin 2 periode ini juga berpesan agar para tim sukses berkempanye secara bijak dan santun.

“Tim jaga, jangan saling serang di media sosial, meskipun dia bukan tim kita namun kita tetap berkawan dengnnya. Itulah demokrasi sesungguhnya,” pungkasnya. (*)