Dikira Penculik Anak, Seorang Emak – emak Nyaris Diamuk Warga

BITNews.id – Mawarni (48) warga Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara nyaris diamuk warga. Selasa (21/12/21).

Mawarni diamankan oleh warga Kelurahan kasang, Kota Jambi karena tingkahnya yang mencurigakan dan sempat bolak balik di pemukim warga.

Kapolsek Jambi Timur, AKP Hendra Wijaya Manurung, membenarkan adanya seorang wanita diamankan ke Polsek karena dicurigai warga penculikan anak. Namun saat diintrogasi penyidik, bukanlah penculikan anak, melainkan Mawarni tersesat di Kota Jambi yang sebelumnya naik mobil truk dari Aceh ke Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pansus II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Terhadap LKPJ Bupati TA 2022

“Wanita tersebut bukanlah pelaku penculikan anak, melainkan nyasar di Jambi sehingga ia bingung daerah mana dan bolak-balik disekitaran kasang, sehingga warga mengira penculikan anak,” ujarnya.

Hendra menyebutkan, rentetan isu penculikan anak setelah masyarakat banyak terpengaruh isu hoax di media sosial hingga sampai percaya foto hoax pelaku penculikan anak yang saat ini sudah tersebar.

Baca Juga :  Real Count Semetara KPU: Ansori Pimpin Perolehan Suara PAN Dapil 5 DPRD Provinsi Jambi

“Masyarakat jangan sampai terpengaruh isu hoak yang tidak tau pasti kebenarannya terkait penculikan anak,” jelasnya.

Hendra menjelaskan bahwa Mawarni tidak ada sangkut paut nya dengan foto yang beredar dimedos.

“Ada enam foto yang berbeda tersebar hoax kepada masyarakat dan Kita masih menyelidiki, foto tersebar dari siapa dan asalnya darimana dan pihak cyber Crime Polda Jambi juga saat ini lagi mengintograsi siapa penyebar foto hoax,” terangnya.

Baca Juga :  Pemdes Koto Kandis Kembali Salurkan BLT DD Diterima Sebanyak 81 KPM

Hendra mengharapkan kepada masyarakat agar tidak percaya berita hoax apa lagi dengan sumber- sumber yang tidak jelas dan rencana wanita diamankan akan dibawa ke Dinas Sosial Jambi dan setelah itu dibawa ke kampung halaman.

“Bagi warga kalau menangkap orang dicurigai jangan dihakimi, ditanya dulu secara detail asalnya darimana,” imbuhnya. (Nst)