Iqbal Ditemukan Selamat, Kapolresta Jambi: “Terima Kasih atas Kepedulian Warga”

JAMBI,BITNews.id – Seorang ibu menangis histeris setelah kehilangan putranya yang berusia enam tahun di Mapolresta Jambi pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

Peristiwa bermula ketika Iqbal (6), warga Kebun Kopi, tidak ditemukan di area masjid Polresta Jambi tempat ia biasa mengaji bersama sepupunya bernama Sutan.

Menjelang waktu Magrib, keduanya sempat bermain di lapangan Polresta.

Menurut keterangan Sutan, ia sempat memegang tangan Iqbal sebelum anak itu tiba-tiba menghilang saat dirinya berbincang dengan teman.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Pemprov Jambi untuk Delapan Misi 'Asta Cita' Prabowo-Gibran

“Saya sempat pegang tangannya, tapi saat saya ngobrol sebentar, Iqbal sudah tidak ada. Saya langsung panik,” tutur Sutan kepada petugas.

Sementara itu, ibunda Iqbal, yang diketahui bekerja di kawasan Marene, langsung menuju Polresta Jambi setelah mengetahui anaknya belum kembali.

Ia berteriak histeris mencari putranya hingga menarik perhatian anggota yang sedang bertugas di pos penjagaan.

Baca Juga :  Selama Tahun 2023, Polda Sumut Berhasil Selamatkan Uang Negara Sebesar Rp310 Miliar

Mengetahui laporan tersebut, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar segera menggerakkan personel untuk mencari keberadaan anak itu di sekitar area masjid dan lingkungan Polresta.

Tak butuh waktu lama, Iqbal berhasil ditemukan dalam kondisi sehat dan langsung dibawa kembali ke Polresta Jambi.

Momen pertemuan ibu dan anak itu berlangsung penuh haru. Sang ibu memeluk erat anaknya sambil menangis lega di hadapan petugas dan warga yang turut membantu pencarian.

Baca Juga :  Pelajari peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat, Komisi IV Stuba ke Dinkes Sumsel

“Kami bersyukur anak tersebut ditemukan dalam keadaan selamat. Ini berkat kerja sama cepat anggota dan masyarakat. Kejadian ini juga menjadi pengingat agar orang tua lebih waspada saat anak bermain di tempat umum,” ujar Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting mengenai pentingnya pengawasan dan kewaspadaan terhadap anak-anak, terutama di area publik. Beruntung, kejadian yang sempat menimbulkan kepanikan itu berakhir bahagia. (Red)