Kapolda Jambi Beri Pembekalan kepada Siswa Diktuk Bintara Polri TA 2025

JAMBI,BITNews.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memberikan pembekalan dan arahan kepada siswa pendidikan pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 di Gedung Sultan Taha, Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Jambi, antara lain Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, serta jajaran pejabat utama (PJU) Polda Jambi lainnya.

Baca Juga :  Mudik Ceria Penuh Makna bersama Polda Sumut dan Mahasiswa Sumut dari Jakarta

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menekankan pentingnya proses pembentukan jati diri sebagai anggota Polri, yaitu perubahan sikap dan karakter dari masyarakat sipil menjadi insan Bhayangkara yang berlandaskan nilai-nilai Tribrata dan Pancasila.

Kapolda juga menegaskan perlunya pemahaman dan pengamalan Etika Profesi Polri, serta implementasi Program Presisi Kapolri dalam pelaksanaan tugas kepolisian ke depan.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Dorong Kabupaten/Kota Bentuk Satgas Percepatan Program 3 Juta Rumah

“Proses pendidikan ini merupakan tahap awal pembentukan jati diri kalian sebagai anggota Polri. Tanamkan nilai-nilai Tribrata dan Pancasila, junjung tinggi etika profesi, serta laksanakan tugas dengan semangat Presisi agar Polri semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” ujar Krisno.

Lebih lanjut, Kapolda mengajak para siswa untuk mempersiapkan diri menjadi personel Polri yang profesional, berintegritas, dan humanis dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Panglima TNI Rotasi dan Mutasi 256 Perwira Tinggi TNI

“Kalian adalah calon Bhayangkara yang akan berada di garda terdepan pelayanan publik. Oleh karena itu, bangun karakter, disiplin, dan rasa tanggung jawab sejak dini,” tegasnya.

Kegiatan pembekalan tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab antara Kapolda Jambi dan para siswa Diktuk Bintara Polri. Sesi ini berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. (Red)