Ketua PMII UIN STS Jambi Apresiasi Kegiatan Sekolah Islam Gender yang Digelar Rayon Tadris

JAMBI, BITNews.id – Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Ahmad Khotib Lubis, mengapresiasi penyelenggaraan Sekolah Islam Gender yang diinisiasi Rayon Tadris PMII Komisariat UIN STS Jambi, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Perspektif Islam dan Gender dalam Membangun Kader Kopri yang Inklusif dan Emansipatif” tersebut dinilai menjadi ruang intelektual yang penting untuk memperkuat pemahaman kader terhadap nilai-nilai keislaman yang berkeadilan dan relevan dengan perkembangan sosial.

Baca Juga :  Panwaslu Kecamatan Telanaipura Lantik 7 Orang PPKD

Ahmad Khotib Lubis mengatakan, kader PMII, khususnya Korps PMII Putri (Kopri), perlu dibekali kemampuan berpikir kritis serta perspektif yang komprehensif dalam memahami isu-isu gender di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

“Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memahami konsep Islam dan gender secara teoritis, tetapi juga didorong untuk menghadirkan praktik keberagamaan yang menghargai kesetaraan, menjunjung nilai kemanusiaan, serta memperkuat peran perempuan dalam bidang pengabdian, pendidikan, dan kepemimpinan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Dukung Pembinaan Generasi Muda Melalui Olahraga, Kapolda Cup Basket 2026 Siap Digelar Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80

Menurut dia, kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam proses kaderisasi karena mampu memperluas wawasan kader sekaligus meningkatkan kesadaran sosial terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Ia berharap Sekolah Islam Gender dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun kaderisasi yang progresif dan transformatif di lingkungan PMII.

“Dengan lahirnya kader-kader Kopri yang inklusif, berwawasan luas, dan memiliki kesadaran sosial yang kuat, PMII diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemajuan peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin,” kata Ahmad Khotib Lubis.

Baca Juga :  Hari Disabilitas Internasional, Polda Jambi Serahkan Hibah Alat Musik untuk Siswa SLB

Kegiatan Sekolah Islam Gender tersebut menjadi salah satu upaya penguatan kapasitas kader dalam memahami isu keislaman dan gender secara lebih mendalam, sekaligus mendorong lahirnya kader perempuan yang aktif berperan dalam berbagai ruang sosial dan kepemimpinan.

Penulis: Abdul Ikrom Pulungan