Kondisi Jembatan Harmoko Memprihatinkan, DPRD Minta Pemkab Lakukan Perbaikan

TANJAB BARAT, BITNews.id – Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hery Saputra, menyoroti kerusakan Jembatan Harmoko di Kecamatan Bram Itam dalam rapat paripurna DPRD, Senin (6/4/2026).

Ia mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan untuk mencegah risiko kecelakaan.

Dalam rapat paripurna yang membahas pandangan fraksi atas nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Hery Saputra menyampaikan kondisi Jembatan Harmoko yang dinilai membahayakan masyarakat.

Baca Juga :  Komisi II Kunker ke Dinas Kehutanan Provinsi Riau

Jembatan tersebut merupakan akses penghubung vital antara Kelurahan Bram Itam Kiri dengan Desa Pantai Gading, Kemuning, hingga wilayah Tanjung Jabung Barat. Namun, saat ini kondisinya dilaporkan mengalami kerusakan cukup serius.

Hery menekankan pentingnya langkah cepat dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk melakukan perbaikan sementara.

“Saya memberikan catatan khusus terkait kondisi Jembatan Harmoko yang mengalami kerusakan serius. Saya mendesak Dinas PU dan pemerintah daerah segera melakukan perbaikan sementara untuk menghindari risiko yang lebih besar,” ujar Hery dalam rapat paripurna.

Baca Juga :  Sinergi Jasa Raharja, Satlantas, Dishub, dan BPTD Kelas II Jambi Gelar Ramp Check dan Pemasangan Stiker 'Practical Guidance'

Ia menambahkan, jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, terutama untuk distribusi barang dan mobilitas warga,” lanjutnya.

Meski telah disampaikan dalam forum resmi DPRD, Hery mengaku belum menerima tanggapan dari pihak pemerintah daerah, termasuk Bupati Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga :  PAN Tebo Rapatkan Barisan, Al Haris dan H Bakri Motivasi Caleg Hadapi Pileg 2024

“Saya sudah menyampaikan hal ini secara langsung dalam rapat paripurna, namun hingga saat ini belum ada tanggapan dari Bupati,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menangani kerusakan tersebut guna menjamin keselamatan masyarakat. (*)