Panen Padi Sawah di Kelurahan Teratai, Fadhil Arief: Petani Super Tangguh Jadi Prioritas

BATANGHARI,BITNews.id – Pada acara panen padi sawah di Kelurahan Teratai, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, Muhammad Fadhil menceritakan sulitnya orang zaman dahulu menemukan nasi.

Kata Bupati Batanghari, Fadhil Arief , zaman dahulu orang Jambi sebagian makan tiwul, karena sulitnya untuk mendoakan beras.

” Warga tinggal di Jambi sebagian makan tiwul, ada juga makan sebagian makan gadung. Gadung itu kalau tidak pandai mengelolanya akan membuat kepada pusing,” kata Fadhil Arief saat panen padi sawah Kelompok Tani Suka Damai, Rabu (18/9/2024).

Baca Juga :  Silaturahmi dengan Wawako dan Sekda Pariaman, Ariansyah: Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 Jadi Contoh Promosi Budaya di Jambi

Hal ini betapa pentingnya sektor pertanian di Kabupaten Batanghari, karena itu, kata suami Zulva itu. Betapa pentingnya bidang pertanian padi sawah demi kelangsung hidup masyarakat.

“DI dunia ini tidak ada gunanya duit banyak, tidak ada gunanya banyak harta, kalau makanan ad. Karena esensinya manusia itu dibuat tuhan secara alami perlu makan,” jelas sosok pria yang suka ketawa itu.

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan Puncak Peringatan HUT RI

Fadhil Arief menuturkan, ternyata masyarakat punya keterbatasan, zaman dulu nenek moyang kita tenaganya kuat-kuat macam-macam pekerjaan yang dilakukan.

“Kini manusia inilah kebanyakan permen,” seloro Fadhil Arief

Kata Fadhil Arief, guna untuk meningkatkan kualitas dan mutu hasil panen petani, Pemerintah Kabupaten Batanghari terus mendorong untuk membantu petani dengan berbagai alat teknologi.

Baca Juga :  Cegah Penularan Omicron, Luhut Ingatkan untuk Tidak Bepergian ke Luar Negeri

” Sekarang sudah alat berat untuk membangun sawah, dan kami Pemerintah Kabupaten Batanghari siap membantu masyarakat kita sesuai dengan komitmen kami Petani Tangguh,” bebernya.

Lanjut Fadhil Arief, jika Allah izinkan, dan kalau memang masih diberi tuhan amanah kedepannya Super Tangguh masih nomor satu. (Adv)