Pelindo Jambi dan Cassia Co-Op Jalin Kerja Sama Dorong Ekspor Kayu Manis

BITNews.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menjalin kerja sama dengan PT Cassia Co-Op untuk mendorong peningkatan ekspor komoditas kayu manis asal Jambi melalui optimalisasi layanan kepelabuhanan.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Rapat Bandar Jaya, Lantai 7, Kantor Pelindo Regional 2, Rabu (22/4/2026).

General Manager Pelindo Regional 2 Jambi, Febrianto Zenny Sulistyo Hari Murti, mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi strategis guna meningkatkan arus ekspor komoditas unggulan daerah.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Hadiri Pengukuhan Perpanjangan Masa Jabatan Kades dan BPD se-Kabupaten Sarolangun

“Melalui kerja sama ini, kami mendorong optimalisasi layanan kepelabuhanan agar distribusi komoditas, khususnya kayu manis, semakin efisien dan memiliki daya saing di pasar global,” ujar Febrianto.

Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama mencakup pemanfaatan fasilitas dan layanan kepelabuhanan guna mendukung kelancaran logistik serta peningkatan volume ekspor.

Sementara itu, Direktur PT Cassia Co-Op, Listya Dwi Zelvita, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar internasional.

Baca Juga :  Hadiri Panen Padi di Desa Lagan Ulu, Wabup Robby Berkomitmen Tingkatkan Hasil Panen Setiap Tahun

“Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi sekaligus memperluas jangkauan pasar ekspor kayu manis asal Jambi,” kata Listya.

Dalam kerja sama ini, ekspor kayu manis ditargetkan mencapai 1.000 hingga 1.500 ton sepanjang 2026 dengan tujuan pasar Amerika, Eropa, dan Asia.

Penandatanganan MoU turut dihadiri jajaran manajemen Pelindo Regional 2 Jambi, IPC Terminal Peti Kemas Area Jambi, serta perwakilan PT Cassia Co-Op.

Baca Juga :  Bupati Monadi Buka Gebyar PAUD dan HAN 2025, Komitmen Wujudkan Generasi Emas Kerinci

Melalui kerja sama ini, diharapkan akses pasar global bagi komoditas kayu manis asal Jambi, khususnya dari wilayah Kerinci, semakin terbuka dan berkelanjutan. (*)