Perkemi Jambi Gelar Raperprov 2025–2029, Fokus Benahi Pembinaan Atlet

JAMBI,BITNews.id – Pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Provinsi Jambi menggelar Rapat Persaudaraan Provinsi (Raperprov) untuk menetapkan arah organisasi periode 2025–2029.

Kegiatan berlangsung di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi, Selasa (25/11/2025).

Rapat dihadiri perwakilan pengurus kabupaten/kota (Pengkab) Perkemi se-Provinsi Jambi, menandai kekompakan organisasi dalam menyusun program kerja jangka panjang.

Ketua Perkemi Provinsi Jambi, Adri, S.H., M.H., menegaskan bahwa peningkatan kualitas pembinaan dan prestasi atlet menjadi fokus utama pada periode ini.

Baca Juga :  Pemdes Jati Mulyo Salurkan BLT DD kepada 29 KPM

“Kita harus meningkatkan prestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional, bahkan internasional,” ujar Adri dalam sambutannya.

Ia mengapresiasi kerja seluruh jajaran pengurus serta kontribusi atlet Jambi pada ajang PON Beladiri di Kudus. Namun Adri mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin besar.

Agenda terdekat yang harus disiapkan adalah kejuaraan tahun 2026, serta persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga :  Budi Yako Tinjau Pengerjaan Drainase dan Serap Aspirasi Warga

Untuk menghadapi agenda tersebut, Adri meminta seluruh pelatih dan pengurus memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

“Seluruh pengurus dan pelatih harus berkonsentrasi penuh mempersiapkan atlet yang lebih baik. Tujuannya satu: mendapatkan medali,” tegasnya.

Adri menyampaikan bahwa Kempo memiliki sejarah panjang dalam menyumbang prestasi bagi Provinsi Jambi. Karena itu, ia menekankan pentingnya mengembalikan kejayaan cabang olahraga tersebut.

Baca Juga :  Haris-Sani Menang 90 Persen di Kandang Ketua DPRD Provinsi Jambi

“Kempo harus kembali menjadi andalan Jambi dalam mendulang prestasi,” ujarnya.

Raperprov Perkemi Jambi diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk membangun program pembinaan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan selama periode 2025–2029. (*)