PetroChina dan SKK Migas Tanam 35.000 Bibit Mangrove di Pangkal Babu

JAMBI,BITNews.id – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024 yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2024, SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd. menanam 35.000 bibit mangrove pada Kamis (06/06/2024) lalu.

Acara penanaman simbolis ini diadakan di lokasi di Kawasan Ekowisata Mangrove Pangkal Babu dihadiri oleh PetroChina Supt. Pemerintahan dan Hubungan Jabung Lasno dan staf lainnya.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kota Jambi RDP dengan Masyarakat Soal Penarikan Mobil

Turut hadir perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Tanjung Jabung Barat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Olahraga dan Pemuda Pariwisata, Dinas Perikanan dan Komite Ekonomi Kreatif, serta mahasiswa setempat dan kelompok sadar pariwisata.

Lasno mengatakan, penanaman mangrove ini merupakan bukti nyata upaya PetroChina Jabung dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari program penanaman mangrove yang akan kami lakukan sepanjang tahun. Mudah-mudahan masyarakat sekitar terpacu untuk terus menanam mangrove,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Batang Hari Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Bogor

Selanjutnya, Kepala Badan Lingkungan Hidup Tanjung Jabung Barat, Suparjo mengucapkan terima kasih kepada PetroChina yang telah mendukung inisiatif penanaman mangrove di kawasan ekowisata mangrove.

“Kami mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk swasta,” untuk ikut memelihara dan melestarikan lingkungan demi kepentingan generasi mendatang,” ujarnya.

Ketua Pemuda Pesisir Pangkal Babu (Pangkal Babu), Hakim dan warga setempat berharap kegiatan penanaman mangrove terus dilakukan dengan lebih banyak pihak yang terlibat untuk menjamin keberlanjutan dalam menjaga wilayah pesisir.

Baca Juga :  Pemkab Muaro Jambi Teken MoU dengan Tanoto Foundation untuk Percepatan Penurunan Stunting

“Mangrove tidak hanya melindungi pantai dari erosi dan abrasi, tetapi juga menyediakan habitat penting bagi berbagai spesies laut dan menyumbang pada keseimbangan ekosistem secara keseluruhan,” pungkasnya. (*)