Seorang Ibu Hamil yang Hendak Melahirkan Terkepung Banjir Besar

BITNews.id – Seorang Ibu hamil bernama Sri Winarni (35) di Kabupaten Bungo di evakuasi dari rumahnya oleh tim Basarnas setelah bertahan ditengah kepungan banjir besar yang kemudian dilarikan ke Puskesmas terdekat.

“Kita dari Basarnas baru mendapatkan info baru pagi ini, jika ada wanita yang hendak melahirkan terjebak dirumahnya yang dikepung banjir. Banjir itu merendam di kawasan rumahnya hingga mencapai 1 meter, lalu kita datangi lokasi disana dan berhasil kita larikan ke Puskesmas,” kata Humas Basarnas Jambi, Senin (3/1/2022).

Baca Juga :  Sinergi dan Kolaborasi Pemprov dan BI Perwakilan Bengkulu Genjot Perekonomian Bumi Rafflesia

Wanita itu di evakuasi dirumahnya yang beralamat di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo Jambi. Lokasi rumah disana rata-rata telah terendam banjir, banjir disana pun cukup tinggi mencapai 1 meter.

“Tim Basarnas baru berhasil menuju rumah ibu itu setelah harus melalui jarak tempuh 30 Km. Kita evakuasi gunakan perahu air yang ada, apalagi untuk menuju rumah ibu itu harus melalui danau kecil yang ada disana makanya kita sedikit mutar-mutar untuk dapat datangi rumah ibu itu,” sebut Lutfi.

Baca Juga :  Ini Profil Kader Nasdem Hasbi Anshory yang Dikabarkan bakal Maju di Pilbup Batanghari

Lutfi juga mengatakan, jika banjir yang melanda lokasi disana sudah memasuki hari ke 3. Selama banjir terjadi, wanita hamil itu harus bertahan hidup diatas atap rumahnya hingga akhirnya tim Basarnas berhasil evakuasi.

“Jadi selama banjir terjadi, ibu itu diatas atap gitu, karena anggota saat datang evakuasi, ibu itu dari atas atap. Beruntung anggota dilapangan dapat hadir dengan cepat dan ibu hamil itu kini sudah di Puskesmas,” ujar Lutfi.

Banjir melanda daerah di Kabupaten Bungo Jambi sejak Sabtu (1/1) hingga Senin ini. Banjir itu meredam ribuan rumah warga disana hingga BPBD mencatat ada 4.923 Kepala Keluarga dengan jumlah 19.692 ribu jiwa yang terdampak banjir besar itu.

Baca Juga :  Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Meninggal Dunia di Merangin

“Ini banjir terbesar kedua sejak tahun 2017 lalu,” kata Kapolres Bungo Jambi, AKBP Guntur Saputro, Senin (3/1/2022).

Sejauh ini BPBD Bungo masih akan terus melengkapi data terbaru setelah malam tadi terus tim gabungan melakukan evakuasi terhadap warga yang kediaman rumah mereka terendam banjir cukup tinggi. (Dy)