BITNews.id – Kecamatan Sungai Gelam belakangan ini dihebohkan munculnya buaya di aliran sungai arah Desa Talang Kerinci yang kebetulan dekat penangkaran buaya Desa Kebon 9
Kepala Desa Kebon 9, Wanto saat dikonfirmasi mengatakan terkait penemuan buaya yang panjangnya mencapai empat meter tersebut diduga lepas dari penangkaran dan ia berharap masyarakat selalu hati-hati saat di sungai.
“Kita sangat prihatin sekali terhadap adanya peristiwa ini, karena munculnya buaya yang diduga dari tempat penangkaran,” terangnya. (15/09/2021)
Kepala Desa itupun berpesan kepada masyarakat untuk lebih berhati hati ketika mendekati sungai
“Masyarakat harus lebih berhati-hati saat mendekati sungai,” harap kades kebon IX
Heboh, munculnya buaya tersebut mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Jambi Raden Fauzi ia mengatakan terkait kemunculan buaya besar, ia sangat kesewa dan bisa membahayakan masyarat saat ke sungai dan ia berharap pemerintah BKSDA agar segera menanganinya dengan baik.
“Mendengar info tersebut, ia bersama BKSDA langsung turun kelapangan pengecekan terkait penemuan buaya,”katanya.
Raden juga berharap agar BKSDA segera menutup penangkaran buaya yang sudah lama terbengkalai sambil mengembalikan buaya ke tempat habitatnya.
“Kita akan ketempat penangkaran buaya Sungai Gelam dan kita tegaskan kepada BKSDA agar penangkaran buaya ditutup karena buaya tersebut diduga lepas dari penangkaran buaya,” katanya. (deni/nst)
