Terkait Munculnya Buaya di Batas Desa, ini Pesan Kades Kebon IX untuk Masyarakat

BITNews.id Kecamatan Sungai Gelam belakangan ini dihebohkan munculnya buaya di aliran sungai arah Desa Talang Kerinci yang kebetulan dekat penangkaran buaya Desa Kebon 9

Kepala Desa Kebon 9, Wanto saat dikonfirmasi mengatakan terkait penemuan buaya yang panjangnya mencapai empat meter tersebut diduga lepas dari penangkaran dan ia berharap masyarakat selalu hati-hati saat di sungai.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke 53 Provinsi Bengkulu, Gubernur Gelorakan Optimisme

“Kita sangat prihatin sekali terhadap adanya peristiwa ini,  karena munculnya buaya yang diduga dari tempat penangkaran,” terangnya. (15/09/2021)

Kepala Desa itupun berpesan kepada masyarakat untuk lebih berhati hati ketika mendekati sungai

“Masyarakat harus lebih berhati-hati saat mendekati sungai,” harap kades kebon IX

Heboh, munculnya buaya tersebut mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Jambi Raden Fauzi ia mengatakan terkait kemunculan buaya besar, ia sangat kesewa dan bisa membahayakan masyarat saat ke sungai dan ia berharap pemerintah BKSDA agar segera menanganinya dengan baik.

Baca Juga :  Menjadi Qori di Thailand hingga Pimpinan Ponpes Al-Washliyah Darwis, Ini Kisah Rikki Arisandi

“Mendengar info tersebut, ia bersama BKSDA langsung turun kelapangan pengecekan terkait penemuan buaya,”katanya.

Raden juga berharap agar BKSDA segera menutup penangkaran buaya yang sudah lama terbengkalai sambil mengembalikan buaya ke tempat habitatnya.

“Kita akan ketempat penangkaran buaya Sungai Gelam dan kita tegaskan kepada BKSDA agar penangkaran buaya ditutup karena buaya tersebut diduga lepas dari penangkaran buaya,” katanya. (deni/nst)

Baca Juga :  Peduli Koperasi, Al Haris Pernah Terima Penghargaan yang Hanya Diberikan Kepada 3 Gubernur se Indonesia