Tokoh Agama dan Pimpinan Ponpes Baladan Aminan Mengutuk Keras Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar

BITNews.com – Aksi teror bom bunuh diri yang terjadi didepan Gereja Katedral Makassar sampai mengakibatkan tewasnya warga hingga sampai mengakibatkan luka-luka, salah satu Tokoh Agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tanjung Jabung Barat angkat bicara.

Ferdy Effendy, selaku salah satu Tokoh Agama yang tergabung dalam FKUB Kabupaten Tanjab Barat mengecam tindakan tersebut.

Baca Juga :  Mengenal Abah Ki Bayu Sejati, Ahli Penyembuhan Holistik di Event Hitam Putih Jambi

“Tindakan tersebut merupakan tindakan biadab, keji dan tidak bermartabat,” ucapnya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersatu melawan tindakan yang bersifat radikalisme.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by BITNews. id (@bitnews_id)

Selain itu pimpinan Pondok Pesantren Baladan Aminan Kecamatan Batang Asai, Afrizal Hamdan mengatakan, apapun alasannya tindakan bom bunuh diri tersebut merupakan perbuatan melanggar hukum. Baik hukum Syariat Islam maupun Hukum yang berlaku di NKRI ini.

Baca Juga :  Wabup Muslimin Tanja Dampingi Wagub Tarawih Keliling di Tanjab Timur

“Tindakan ini tidak pernah dicontohkan oleh para Nabi dan Rosul, tindakan ini adalah tindakan yang tidak benar secara hukum dan itu merupakan perbuatan dosa,” tegasnya.

Selanjutnya, Ia menghimbau kepada semua masyarakat untuk bersama-sama bersikap dan berprilaku baik dan mengutuk keras peledakan bom bunuh diri ini.

“Kami meminta kepada pihak yang berwenang untuk mengambil tindakan terhadap pelaku agar tidak menjadi perbuatan yang patut dicontoh,” imbuhnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by BITNews. id (@bitnews_id)